PARIMO, theopini.id – Program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, telah melampaui target pelaksanaan.
“Sebelumnya, program GPM telah kami laksanakan di beberapa desa. Itu sudah sebanyak 75 kali dalam tahun ini, dari target 40 kali pelaksanaan,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Distribusi dan Cadangan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Parimo, Rahmatia, di Parigi, Senin, 7 Oktober 2024.
Baca Juga: Dinas Ketahanan Pangan Parimo Gencar Gelar GPM hingga Harga Bapok Stabil
Selama menjalankan program GPM tahun ini, kata dia, Dinas Ketahanan Pangan Parimo menggandeng sejumlah pelaku usaha.
Di antaranya, pedagang telur, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, gula dan beras. Bahkan, menjalin kerja sama dengan toko-toko mitra di wilayah Kecamatan Parigi.
Ia pun menjelaskan, GPM ini diinovasi menjadi kegiatan kios pangan yang merupakan program dari Pemerintah Pusat.
Di mana, Dinas Ketahanan Pangan seluruh Indonesia dapat membuka akses kios pangan, baik melalui outlet, kios cabang terdekat ataupun mitra lainnya.
Menindaklanjuti itu, pihaknya setiap Jumat membuat kegiatan inovasi Jumat Pangan Murah Berkualitas (Jumpa Mart).
“Kegiatan Jumpa Mart, sudah rutin kita laksanakan di halaman Kantor Dinas Ketahan Pangan Parimo setiap Jumat. Alhamdillah antusias masyarakat sangat luar biasa dengan adanya program ini” jelasnya.
Dengan adanya Jumpa Mart ini, masyarakat bisa berbelanja kebutuhan sehari-hari, dengan harga yang lebih terjangkau setiap minggu.
Baca Juga: Gerakan Pangan Murah Diserbu Warga, 8 Ton Beras Ludes Terjual
Contohnya, jika harga minyak goreng di pasar dibanderol dengan harga Rp17 ribu per liter, di Jumpa Mart harganya hanya Rp 15 ribu. Begitu juga, bahan kebutuhan pokok penting lainnya.
“Jika nantinya program GPM sudah selasai, kita juga melakukan kerja sama dengan pelaku usaha maupun distributor, dengan cara membantu memasarkan barangnya. Dengan catatan, berapa harga dari distributor begitu juga harga yang kami pasarkan,” pungkasnya.







Komentar