Data SSGI 2023, Prevalensi Stunting di Parimo Meningkat 1,1 Persen

PARIMO, theopini.idBerdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalansi Stunting di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah mengalami pengingkatan pada 2023.

“Kita tidak hanya melihat dari presentase saja. Tapi, juga harus melihat sisi upaya dan kerja keras kita,” kata Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Parimo, Kartikowati, saat Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting, di Parigi, Senin, 16 Desember 2024.

Baca Juga: Pemda Parimo Gencar Percepat Penurunan Angka Stunting

Berdasarkan data SSGI, kata dia, angka Stunting Kabupaten Parimo mengalami peningkatan 1,1 persen dari 27,4 pada 2022, menjadi 28,5 pada 2023.

Meskipun mengalami peningkatan angka berdasarkan data SSGI, ia menilai, capaian kinerja TPPS Kabupaten Parimo patut diapresiasi dalam percepatan penurunan Stunting.

Sehingga melalui solidnya kerja keras TPPS, Kabupaten Parimo mampu berprestasi meraih peringkat pertama, dengan program berinovasi untuk menurunkan angka Stunting.

“Rencananya penurunan Stunting akan diperpanjang hingg 2045. Ini akan memberikan kesempatan bagi kami, untuk mewujudkan Indonesia emas,” ujarnya.

Dalam Rakor TPPS Parimo, menurutnya, akan memprogram Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) pada 2025.

Program ini, akan memberikan makanan tambahan siap saji pada anak, mulai dari dalam kandungan hingga berusia dua tahun.

“Jadi, anggarannya bukan dari pemerintah, melainkan dari siapa saja orang yang mau bersedia memberikan bantuan,” terangnya.

Baca Juga: Angka Stunting 5 Kecamatan di Parimo Masih Tinggi

Kartikowati menjelaskan, program GENTING ini bukan karena gagalnya inovasi pemerintah terhadap menekan angka Stuting yang mengalami peningkatan pada 2023.

“Ini sangat beda dan penindakannya, sebagaimana diberlakukan pada Puskesams saat ini,” pungkasnya.

Komentar