Masyarakat Gorontalo Dimbau Lupakan Rivalitasi Poltik Selama Pilkada 2024

JAKARTA, theopini.idGubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo periode 2025-2030, Gusnar Ismail dan Idah Syahidah Rusli Habibie mengajak masyarakat untuk melupakan rivalitas politik yang terjadi selama proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Hal itu, diutarakan keduanya usai dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 20 Februari 2025.

Baca Juga: PJ Gubernur Gorontalo Tekankan Penyelerasan Pembangun Dan Arah Kebijakan

Pada kesempatakan itu, Gubernur Gusnar Ismail mengatakan, pembangunan di Provinsi Gorontalo lebih membutuhkan perhatian, dibandingkan terjebak dalam isu persaingan politik yang bisa memecah belah persaudaraan serta persatuan dan kesatuan.

Menurutnya, konstalasi politik telah usai dan saatnya fokus pada upaya untuk mencapai visi menuju Gorontalo yang maju dan sejahtera.

BACA JUGA:  Pemprov Gorontalo dan BNI Teken MoU Mendukung Digitalisasi Pendapatan Daerah

“Jangan ada lagi rivalitas politik. Tetapi saya tetap menginginkan ada pikiran banding dan alternatif dari berbagai pihak terkait pembangunan. Yakin dan percaya bahwa saya dan ibu Idah mendengar itu, walaupun tidak direspon saat itu juga,” kata dia.

Senada, Wagub Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mengatakan, politik memiliki waktu dan telah selesai setelah dilantiknya kepala daerah oleh Presiden RI.

“Politik itu ada waktunya, kita sudah terpilih dan dilantik, jadi sudah selesai. Saatnya kita bersama membangun Gorontalo untuk lebih maju dan sejahtera tanpa ada rasa iri dan dengki,” tuturnya.

BACA JUGA:  Gubernur Anwar Hafid Lantik Siti Norma sebagai PAW Anggota KI Sulteng

Ia berharap ada masukan, saran, solusi, dan kritik dari berbagai pihak terkait pelaksanaan pembangunan di Provinsi Gorontalo.

Baca Juga: PJ Gubernur Gorontalo Dorong ASN Aktif Kembangkan Kompetensi Diri

Menurutnya, seluruh masyarakat juga memiliki tanggung jawab besar dalam membangun Provinsi Gorontalo.

“Mari sama-sama kita bangun Gorontalo lebih baik lagi. Pesan khusus dari pak Rusli kepada saya untuk tetap menjadi Idah yang dulu, rajin turun lapangan dan dekat dengan masyarakat. Ini tidak mudah, tapi pesan beliau itu akan saya laksanakan sepenuh hati demi Gorontalo,” pungkasnya.

Komentar