the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Niluh Warga Buranga Dianiaya saat Cegat Alat Berat Melintas di Jalan Desa

the OPINIbythe OPINI
10 Maret 2025
in Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
10 Maret 2025
in Headline
Reading Time: 3 mins read
Niluh Warga Buranga Dianiaya saat Cegat Alat Berat Melintas di Jalan Desa

Nilu Rediami warga Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parimo, Sulawesi Tengah didampingi pengacaranya melaporkan tindakan penganiayaan yang dialaminya ke Polres Parimo. (Foto: Ronny)

Baca Juga

Sungai Rusak dan Resahkan Warga, Aktivitas Tambang Ilegal di Bonemarawa Donggala Bebas Beroperasi

Kapolda Sulteng Bahas Pembentukan Pos Kamling untuk Perkuat Keamanan Warga

Gubernur Sulteng Pastikan 80 Siswa SMKN 1 Batui Tetap Lanjut Sekolah

PARIMO, theopini.id – Niluh Rediami warga Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah dianiaya saat mencegat truk bermuatan alat berat melintasi jalan desa menuju ke lokasi pertambangan emas.

Niat Niluh menghentikan truk bermuatan alat berat ini, bukan sebagai bentuk penolakan aktivitas tambang emas di desanya. Melainkan, menjaga agar tidak merusak fasilitas umum.

Baca Juga: DLH Sulteng Akan Jadikan IPR di Parimo Sebagai Pilot Projeck

Mana lagi, dua hari sebelumnya Niluh mengalami kejadian tidak diinginkan, yang diduga akibat alat berat melintas di jalan desa tepat di depan rumahnya.

“Malam Jum’at, 6 Maret 2025, kabel dari tiang listrik putus sampai MCB di rumah saya terlepas. Itu alat berat pertama naik, tapi menurut mereka bukan,” kata Niluh ditemui di Parigi, Senin, 10 Maret 2025.

Pasca kejadian itu, Niluh telah menyampaikan kepada pihak pengelola tambang emas, agar alat berat memanfaatkan jalur aliran sungai untuk menuju ke lokasi.

“MCB saya akhirnya diganti, diperbaiki. Saya waktu itu bilang ke mereka, terserah kalian mau ngapain di atas, asal jangan lewat jalan desa,” ujarnya.

Ternyata permintaan itu tak diindahkan, truk bermuatan alat berat kembali melintas di jalan desa menuju lokasi tambang emas di Dusun V Desa Buranga, sekitar pukul 21.45 WITA, Minggu malam, 9 Maret 2025.

Sehingga, ia bersama suaminya I Made Sumantara berinisiatif mencegat truk bermuatan alat berat tersebut, agar tidak melanjutkan perjalanan menuju ke lokasi tambang.

Bukannya berhenti, truk terus bergerak maju seolah mengabaikan Niluh dan suaminya yang berdiri tepat di depan kendaraan tersebut.

Bahkan, beberapa pemuda yang berada di atas alat berat mengacungkan kayu dan samurai untuk menghalau Niluh serta suaminya dari depan truk.

Kurang lebih 50 meter dari depan rumahnya, tiba-tiba mobil truk bermuat alat berat berhenti, salah seorang pria turun dan mengacungkan samurainya ke arah Nilu.

“Untungnya saya sempat menghindar. Kalau tidak, samurai itu bisa mengenai kepala saya,” ujarnya.

Terjadilan perdebatan, seorang pemuda yang tersulur emsoi langsung menendangnya di bagian pinggang. Niluh yang melawan, spontan mencekik sang pria.

Baca Juga: Dinas TPHP Parimo: Penerbitan IPR Terkesan Kangkangi Perda LP2B

Perkelahian berlanjut, Niluh yang berupaya membela diri mencoba menepis pukul bertubi-tubi dengan kedua tangannya, dan mengenai bagian wajah sang pria.

Tidak menerima tindakan itu, sang pria lagi-lagi melepaskan tendangan ke arah Nilu yang mengenai bagian perutnya.

Penganiayaan tersebut, terjadi tepat di depan suaminya dan warga sekitar, serta anaknya yang sempat mengabadikan kejadian itu dan diunggahnya di media sosial.

“Makanya suami saya mau menarik sang pria, seperti dalam video. Suami saya bilang, itu istri saya. Pemuda itu bilang saya yang pukul duluan, padahal dia menendang duluan,” ungkapnya.

Atas kejadian tersebut, Nilu mengaku telah membuat laporan Polisi agar mendapatkan keadilan, dan pelaku penganiyaan dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Lagi-lagi ia menegaskan, menghentikan alat berat melewati jalan desa bukan bentuk penolakan. Sebab, ia mengaku tidak mau mencampuri aktivitas tambang emas di Dusun V Desa Buranga, baik berizin maupun ilegal.

“Makanya, saya bilang Pemeritah Daerah (Pemda) turun, datang lihat keadaan warga di sini,” tuturnya.

Aktivitas tambang emas di Desa Buranga, kata dia, mulai mengkhawatirkan warga lingkar tambang, khususnya terhadap kebutuhan air bersih dan kondisi sungai.

Meski telah memasuki musim penghujan seperti saat ini, sumur warga untuk memenuhi kebutuhan air setiap hari mulai mengering.

“Terutama air bersih, sekarang saja musim hujan tapi kering sumur di rumah-rumah warga,” pungkasnya.

Diketahui, aktivitas pertambang emas di Desa Buranga kembali beroperasi, dikelola tiga koperasi yang mengantongi Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

Meski tiga blok lokasi telah mengantongi izin, di sekitar lokasi juga terdampat tambang emas yang dikelola warga tanpa mengantongi izin resmi.

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DEsaBuranga#DinasESDMSulteng#DLHSulteng#KecamatanAmpibabo#KementerianESDM#parigimoutong#Sulteng
Previous Post

Miliki Delapan Paket Sabu, Seorang Pria di Palu Ditangkap Polisi

Next Post

Ibrahim Hafid Arahkan Dukungan ke Erwin-Sahid di PSU Pilkada Parimo

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Sungai Rusak dan Resahkan Warga, Aktivitas Tambang Ilegal di Bonemarawa Donggala Bebas Beroperasi

Sungai Rusak dan Resahkan Warga, Aktivitas Tambang Ilegal di Bonemarawa Donggala Bebas Beroperasi

20 Oktober 2026
Kelangkaan BBM hingga Tambang Ilegal Jadi Bahasan Gubernur dan Kapolda Sulteng

Kelangkaan BBM hingga Tambang Ilegal Jadi Bahasan Gubernur dan Kapolda Sulteng

19 Oktober 2026
Bupati Parimo Lepas Mahasiswa KKN Tematik Moderasi Beragama dan Desa Cerdas

Bupati Parimo Lepas Mahasiswa KKN Tematik Moderasi Beragama dan Desa Cerdas

19 Oktober 2026
Dugaan PETI di Labonu, Sungai Keruh dan Lima Desa Terancam

Dugaan PETI di Labonu, Sungai Keruh dan Lima Desa Terancam

18 Oktober 2026
Penindakan Narkoba di Bantaya, 5 Orang Diamankan, Tak Ada Sabu dalam Daftar Barang Bukti

Penindakan Narkoba di Bantaya, 5 Orang Diamankan, Tak Ada Sabu dalam Daftar Barang Bukti

18 Oktober 2026
PLTD Sidera Diperkuat, Sulteng Kejar Pemerataan Listrik hingga Pelosok

PLTD Sidera Diperkuat, Sulteng Kejar Pemerataan Listrik hingga Pelosok

17 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Gempa Bumi Terkini 5.4 M Guncang 59 km BaratDaya MEULABOH-ACEHBARAT

21 Oktober 2026
Sungai Rusak dan Resahkan Warga, Aktivitas Tambang Ilegal di Bonemarawa Donggala Bebas Beroperasi

Sungai Rusak dan Resahkan Warga, Aktivitas Tambang Ilegal di Bonemarawa Donggala Bebas Beroperasi

20 Oktober 2026
Kapolda Sulteng Bahas Pembentukan Pos Kamling untuk Perkuat Keamanan Warga

Kapolda Sulteng Bahas Pembentukan Pos Kamling untuk Perkuat Keamanan Warga

19 Oktober 2026
Gubernur Sulteng Pastikan 80 Siswa SMKN 1 Batui Tetap Lanjut Sekolah

Gubernur Sulteng Pastikan 80 Siswa SMKN 1 Batui Tetap Lanjut Sekolah

19 Oktober 2026
Kelangkaan BBM hingga Tambang Ilegal Jadi Bahasan Gubernur dan Kapolda Sulteng

Kelangkaan BBM hingga Tambang Ilegal Jadi Bahasan Gubernur dan Kapolda Sulteng

19 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Penggerebekan Narkoba di Kayumalue Diwarnai Perlawanan, 17 Orang Diamankan

Penggerebekan Narkoba di Kayumalue Diwarnai Perlawanan, 17 Orang Diamankan

17 Oktober 2026
Pemkot dan PA Palu Perkuat Perlindungan Hak Nafkah Perempuan dan Anak Pascaperceraian

Pemkot dan PA Palu Perkuat Perlindungan Hak Nafkah Perempuan dan Anak Pascaperceraian

19 Oktober 2026
KKN Untad 2026 di Parimo Perkuat Edukasi Pertanahan dan Tata Ruang

KKN Untad 2026 di Parimo Perkuat Edukasi Pertanahan dan Tata Ruang

16 Oktober 2026
Bupati Parimo Lepas Mahasiswa KKN Tematik Moderasi Beragama dan Desa Cerdas

Bupati Parimo Lepas Mahasiswa KKN Tematik Moderasi Beragama dan Desa Cerdas

19 Oktober 2026
Polisi Temukan 24 Wadah Penampungan Bio Solar Kosong di Sigi

Polisi Temukan 24 Wadah Penampungan Bio Solar Kosong di Sigi

18 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d