Anwar Hafid: Budaya Lokal Harus Jadi Fondasi Pembangunan Sulteng

BUOL, theopini.idGubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid menegaskan, pelestarian budaya lokal harus menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi pembangunan daerah.

Ia menekankan, budaya bukan hanya warisan leluhur, tetapi juga modal sosial yang harus dihidupkan kembali sebagai penunjuk arah masa depan.

Baca Juga: Soroti Ornamen di FPTT 2024, Sayutin: Eloknya Budaya Lokal Jadi Icon Utama

Ia bahkan merencanakan penguatan nilai-nilai budaya lokal, dalam sistem pemerintahan melalui regulasi yang bersifat mengikat.

“Kami berkomitmen untuk menginternalisasikan nilai-nilai budaya ke dalam sistem pemerintahan, salah satunya lewat peraturan daerah. Budaya harus menjadi roh dalam kebijakan publik kita,” jelasnya, saat membuka kegiatan Rembuk Budaya Bokid Hadat di Lapangan Anjungan Leok, Kabupaten Buol, Selasa, 27 Mei 2025.

Sebagai langkah konkret, Anwar Hafid juga mengumumkan rencana penyaluran dana hibah bagi seluruh keraton aktif di Sulawesi Tengah, termasuk Kerajaan Buol.

Dukungan ini, diharapkan mampu memperkuat institusi adat dan melestarikan nilai-nilai lokal di tengah arus globalisasi.

Dalam kunjungan kerja perdananya sejak dilantik sebagai Gubernur bersama Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Anwar Hafid memilih Buol sebagai daerah pertama yang dikunjungi.

Ia menyatakan, kedekatannya dengan Kabupaten Buol telah terjalin sejak lama, bahkan sebelum menjabat sebagai anggota DPR RI.

“Buol bukan wilayah asing bagi saya. Saya punya sejarah kedekatan emosional dengan daerah ini,” ujarnya.

Baca Juga: Hadiri Peresmian Bantaya di Potoyo, Bupati Sigi; Upaya Melestarikan Budaya Lokal

Sebagai bentuk penghargaan atas kiprahnya, Pemerintah Daerah Buol dan Raja Buol menganugerahkan gelar adat “Tao Doka” atau “Orang Besar” kepada Gubernur Anwar. Ia pun menyambut gelar tersebut dengan penuh tanggung jawab dan tekad.

“Insya Allah, gelar ini akan saya jaga dengan baik. Saya akan buktikan bahwa saya pantas menyandangnya, dengan kerja nyata untuk masyarakat Sulawesi Tengah,” tegasnya.

Komentar