PARIMO, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menunjukkan komitmen, untuk memberikan akses pendidikan yang setara bagi semua siswa dengan meluncurkan program pembagian seragam sekolah gratis, tanpa membedakan status peserta dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
“Baik yang terdaftar dalam Dapodik maupun tidak, semua siswa akan tetap mendapatkan seragam gratis. Itu sudah kami koordinasikan dengan Bapak Bupati,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo, Sunarti Masanang, di Parigi, Rabu, 9 Juli 2025.
Baca Juga: 23 Sekolah di Parimo Dapat Program Revitalisasi
Ia mengatakan, sebanyak 3.000 seragam akan didistribusikan secara simbolis kepada perwakilan siswa dari 23 kecamatan bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru pada tahap awal. Seragam tersebut, saat ini sedang dalam proses pengiriman dan dijadwalkan tiba pekan depan.
“Insya Allah seragamnya sampai minggu depan dan akan langsung kami launching,” tambah Sunarti.
Setelah penyerahan tahap pertama, Disdikbud Parimo akan kembali menyalurkan 12.000 seragam sekolah tambahan kepada siswa di seluruh kecamatan, sehingga total 15.000 seragam akan dibagikan.
Penyaluran tahap kedua nanti, kata dia, akan dilaksanakan secara serentak dan disaksikan secara virtual oleh Bupati Parimo.
Untuk Parigi, penyerahan akan dipusatkan di Auditorium Kantor Bupati Parimo. Sementara kecamtan lain, mekanisme teknisnya menyesuaikan dengan wilayah masing-masing.
Disdikbud Parimo juga tengah melakukan validasi data untuk memastikan jumlah riil siswa baru yang akan menerima bantuan, mulai dari siswa TK yang masuk SD hingga siswa SD yang melanjutkan ke SMP.
Menurutnya, siswa yang pindah domisili atau melanjutkan sekolah di luar daerah tidak akan masuk dalam daftar penerima.
“Jika ada siswa yang keluar daerah, datanya akan digantikan oleh siswa lain. Kami tidak ingin ada anak yang merasa tertinggal hanya karena soal administratif,” tegasnya.
Sunarti juga menjelaskan, program pengadaan seragam gratis ini bersumber dari anggaran dinas pendidikan dan sepenuhnya berbasis pada data Dapodik.
Baca Juga: Disdik Parimo Akan Bagikan 15.000 Lebih Seragam Sekolah Gratis
Namun, apabila jumlah siswa melebihi target awal, Disdikbud telah menyiapkan skema penambahan agar seluruh siswa tetap terlayani tanpa penundaan.
“Jika ada ketambahan, kami akan segera proses pengadaan lagi. Yang penting, semua siswa terlayani,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar