PALU, theopini.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng), menempatkan peningkatan kualitas pelatihan aparatur sebagai langkah strategis dalam mendorong reformasi birokrasi yang lebih profesional dan melayani.
Salah satu langkah nyata adalah, dengan menargetkan akreditasi A untuk Program Pelatihan Kepemimpinan Administrator dan Pengawas yang dikelola oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulawesi Tengah.
Baca Juga: Novalina: Jadikan Sulteng Sebagai Contoh Penerapan Etika Politik yang Baik
“Kami tidak ingin pelatihan ASN hanya menjadi formalitas. Ini adalah bagian penting dari reformasi birokrasi. Akreditasi adalah wujud komitmen kami membangun aparatur yang visioner, profesional, dan adaptif terhadap tantangan zaman,” tegas Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Novalina dalam Visitasi Akreditasi oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI di Kota Palu, Selasa, 15 Juli 2025.
Ia menambahkan, upaya akreditasi ini juga menjadi refleksi terhadap sistem pembelajaran ASN yang selama ini berlangsung.
“Visitasi dari LAN bukan semata-mata penilaian administratif, tapi proses koreksi dan pembelajaran bagi kami agar semakin terarah dalam mengelola pengembangan SDM aparatur,” tambahnya.
BPSDM Sulawesi Tengah, kini diarahkan untuk memperkuat pelatihan kepemimpinan tidak hanya pada aspek teknis, tetapi juga pada soft skills, manajerial, dan visi pelayanan publik.
Dengan orientasi tersebut, Pemprov Sulawesi Tengah ingin mencetak pemimpin birokrasi masa depan yang tidak hanya memahami struktur, tapi juga mampu menggerakkan perubahan.
“ASN hari ini harus punya kemampuan berpikir strategis dan kepemimpinan etis. Pelatihan kepemimpinan harus mencerminkan nilai-nilai itu,” ujar Novalina.
Pemerintah Provinsi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen di BPSDM, termasuk para widyaiswara, penyelenggara, hingga staf teknis, atas kerja keras mereka menjaga mutu pelatihan yang berkelanjutan.
Baca Juga: Hadiri Raker Forsesdasi se-Sulteng, Novalina Ajak Bangun Komunikasi yang Efektif
“Keberhasilan pelatihan ini lahir dari kolaborasi dan integritas semua pihak. Inilah budaya kerja yang harus kita pelihara,” katanya.
Dengan dukungan LAN RI, proses akreditasi diharapkan menjadi batu loncatan untuk menciptakan sistem pelatihan ASN yang unggul dan berdaya saing, sekaligus mempercepat terwujudnya pemerintahan yang bersih, responsif, dan profesional di Sulawesi Tengah.
Baca berita lainnya di Google News














