Laptop Sekolah Raib, SMAN 3 Bunta Rugi Rp45 Juta

BANGGAI, theopini.id – SMAN 3 Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah harus menanggung kerugian hingga Rp45 juta, setelah sembilan unit laptop milik sekolah dicuri.

Peristiwa ini, membuat aktivitas belajar siswa terganggu, mengingat perangkat tersebut digunakan untuk kebutuhan pembelajaran.

Baca Juga: Polda Sulteng Ungkap Kasus Pencurian Knalpot Mobil di PaluPolda Sulteng Ungkap Kasus Pencurian Knalpot Mobil di Palu

Kapolsek Bunta IPDA Andi Wijanarko menjelaskan, pencurian baru diketahui pihak sekolah pada Kamis, 21 Agustus 2025.

“Pihak sekolah kemudian melapor ke Polsek Bunta pada Jum’at, 22 Agustus 2025 dengan estimasi kerugian sekitar Rp45 juta,” kata Andi dalam keterang resminya.

Berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/13/VIII/2025/SPKT/SEK BUNTA/RES BANGGAI, Unit Reskrim Polsek Bunta langsung melakukan penyelidikan.

Hasilnya, seorang pemuda berinisial IH (20), warga Desa Toima, ditangkap di sebuah indekos di Kelurahan Kampung Baru, Kota Luwuk.

“Pelaku berhasil ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Bunta pada hari ini di wilayah Kota Luwuk,” ujar Andi.

Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti berupa delapan unit laptop merk Zyrex berwarna hitam dan sebuah sepeda motor Honda Genio.

Baca Juga: Polsek Torue Ungkap Kasus Pencurian Uang Kotak Amal Masjid

“Dari sembilan laptop yang hilang, polisi menyita delapan laptop yang tersisa dari pelaku. Sementara satu laptop lainnya dalam pengembangan,” jelas Kapolsek.

Saat ini, pelaku telah diamankan dan ditahan di Mapolsek Bunta, Kabupaten Banggai, untuk proses hukum lebih lanjut.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar