the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Dekranasda Parimo Targetkan Tenun Jadi Identitas Daerah

the OPINIbythe OPINI
29 Agustus 2025
in Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
29 Agustus 2025
in Headline
Reading Time: 3 mins read
Dekranasda Parimo Targetkan Tenun Jadi Identitas Daerah

Ketua Dekranasda Parimo, Hestiwati Nanga saat mengunjungi stand Kelompok Tenun Butija dalam kegiatan pengukuhan pengurus Dekranasda di Parigi, Kamis, 28 Agustus 2025. (Foto: Aldi)

Baca Juga

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Pemda Parimo Fasilitasi Sidang Isbat Nikah Terpadu, 25 Pasangan Lolos Verifikasi

PARIMO, theopini.id – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), menargetkan lahirnya motif tenun khas daerah sebagai identitas resmi, sekaligus produk unggulan agar mampu bersaing dengan kabupaten lain di Provinsi Sulawesi Tengah.

Ketua Dekranasda Parimo, Hestiwati Nanga, menjelaskan dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah, masih ada dua daerah yang belum memiliki motif tenun resmi, yakni Parimo dan Banggai Kepulauan.

Baca Juga: Dekranasda Parimo Dorong Promosi Produk Kerajinan Lewat Digitalisasi

Olehnya, penyusunan motif tenun menjadi salah satu agenda utama Dekranasda Parimo yang baru saja dilantik.

“Cita-cita kita adalah meningkatkan kerajinan di Kabupaten Parimo. Sebagai mitra pemerintah, kami punya mimpi agar tidak ketinggalan dari kabupaten lain,” ujarnya usai pengukuhan pengurus Dekranasda di Parigi, Kamis, 28 Agustus 2025.

Sebagai langkah awal, Dekranasda akan menggelar sayembara motif tenun dengan melibatkan akademisi dari Universitas Tadulako (Untad) Palu.

Sebelum sayembara dimulai, empat tokoh adat dari Tialo, Tajio, Kaili, dan Lauje akan diajak menyatukan persepsi.

“Setelah sayembara digelar, hasilnya akan dipatenkan agar bisa menjadi identitas resmi Kabupaten Parimo,” jelasnya.

Dukungan dari Pemerintah Daerah telah diberikan untuk penyelenggaraan sayembara tersebut. Hestiwati optimistis, melalui kolaborasi akademisi, tokoh adat, dan perajin, motif tenun Parimo bisa segera hadir sebagai simbol kebanggaan bersama.

Ia mencontohkan, beberapa daerah telah memanfaatkan motif khas mereka hingga ke ruang publik. “Di Kota Palu, lampu jalan menampilkan motif kelor sebagai identitas. Kita juga ingin motif Kabupaten Parimo hadir dan bersaing melalui kerja tim bersama,” katanya.

Meski belum memiliki motif resmi, Kabupaten Parimo telah memiliki kelompok perajin yang terus melestarikan tradisi menenun.

Salah satunya Kelompok Tenun Bugis Tialo Jawa (Butija) di Kecamatan Taopa, yang masih bertahan meski terkendala mahalnya bahan baku dan terbatasnya pemasaran.

Kehadiran kelompok ini, menurut Hestiwati, menjadi bukti keterikatan masyarakat Kabupaten Parimo dengan warisan budaya menenun. Namun, tanpa motif khas yang dipatenkan, kerajinan itu sulit berkembang lebih luas.

“Dengan adanya motif resmi, kita berharap pengrajin lokal semakin percaya diri dan hasil tenun mereka lebih mudah dipasarkan, baik di tingkat daerah maupun nasional,” tambahnya.

Baca Juga: Dekranasda Parimo Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Ia menegaskan, cita-cita Dekranasda Parimo bukan sekadar melahirkan motif, tetapi juga memastikan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan kami, motif Parimo tidak hanya dipakai di pakaian adat, tetapi juga hadir di ornamen infrastruktur, kantor pemerintahan, bahkan ruang publik. Sehingga daerah kita benar-benar punya ciri khas yang bisa dibanggakan,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DekranasdaParimo#HestiwatiNanga#KelompokTenunButija#parigimoutong#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

KUA-PPAS Perubahan 2025: DPRD Parimo Paparkan Proyeksi Pendapatan Rp1,8 Triliun

Next Post

Pemimpin Daerah Awards 2025 Dorong Kepala Daerah Berinovasi untuk Rakyat

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Pemda Parimo Fasilitasi Sidang Isbat Nikah Terpadu, 25 Pasangan Lolos Verifikasi

Pemda Parimo Fasilitasi Sidang Isbat Nikah Terpadu, 25 Pasangan Lolos Verifikasi

15 Oktober 2026
Erwin Dorong Sinergi PKB dan Pemerintah Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Parimo

Erwin Dorong Sinergi PKB dan Pemerintah Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Parimo

15 Oktober 2026
Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

14 Oktober 2026
Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

14 Oktober 2026
Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

13 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Pemda Parimo Fasilitasi Sidang Isbat Nikah Terpadu, 25 Pasangan Lolos Verifikasi

Pemda Parimo Fasilitasi Sidang Isbat Nikah Terpadu, 25 Pasangan Lolos Verifikasi

15 Oktober 2026
Erwin Dorong Sinergi PKB dan Pemerintah Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Parimo

Erwin Dorong Sinergi PKB dan Pemerintah Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Parimo

15 Oktober 2026
Parimo Jadi Kabupaten Pertama di Sulteng Terapkan KKN Tematik Integrasi NIB-NOP

Parimo Jadi Kabupaten Pertama di Sulteng Terapkan KKN Tematik Integrasi NIB-NOP

15 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Wagub Reny Minta Pusat Bantu Renovasi 220 Puskesmas di Sulteng

Wagub Reny Minta Pusat Bantu Renovasi 220 Puskesmas di Sulteng

9 Oktober 2026
Kapolda Rizal Irawan: Alam Harus Dijaga untuk Generasi Mendatang

Kapolda Rizal Irawan: Alam Harus Dijaga untuk Generasi Mendatang

14 Oktober 2026
Bupati Parimo Apresiasi Nakes, Capaian CKG Tembus 62 Persen

Bupati Parimo Apresiasi Nakes, Capaian CKG Tembus 62 Persen

9 Oktober 2026
Tinjau Revitalisasi Sekolah, Erwin Burase Kawal Penyelesaian Tepat Waktu

Tinjau Revitalisasi Sekolah, Erwin Burase Kawal Penyelesaian Tepat Waktu

13 Oktober 2026
163 Mahasiswa Untad Palu Diterjunkan ke Empat Kecamatan di Parimo, Sasar Masalah Kesehatan

163 Mahasiswa Untad Palu Diterjunkan ke Empat Kecamatan di Parimo, Sasar Masalah Kesehatan

12 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d