PARIMO, theopini.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menggelar kegiatan penguatan kelembagaan bersama mitra pasca Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
“Kegiatan ini, merupakan ikhtiar bagi Bawaslu dalam memperkuat pengawasan Pemilu dan Pilkada daerah di masa mendatang. Melalui program Bawaslu RI seperti ini, kami terus membangun sinergi, baik komunikasi maupun kolaborasi dengan pemerintah eksekutif, legislatif, yudikatif, serta seluruh elemen masyarakat dari pusat hingga daerah, termasuk di Kabupaten Parimo,” ungkap Ketua Bawaslu Parimo, Mohammad Rizal di Parigi, Sabtu, 6 September 2025.
Baca Juga: Kembalikan Sisa Dana Hibah Pilkada, Bawaslu Parimo Tekankan Transparansi
Ia menjelaskan, kegiatan penguatan kelembagaan merupakan program nasional, yang digelar Bawaslu provinsi serta kabupaten/kota di seluruh Indonesia, termasuk 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.
Menurut dia, program ini menjadi bukti bahwa Bawaslu terus menjaga integritas, kapasitas, dan profesionalitas penyelenggara Pemilu.
“Pemilu dan Pilkada 2024 di Kabupaten Parimo memang sudah usai, namun masih menyisakan berbagai persoalan yang cukup kompleks. Mulai dari sengketa Bacaleg Partai, pelanggaran netralitas kepala desa, PSU di TPS, hingga sengketa di Bawaslu, PTTUN, dan puncaknya di MK yang berujung pada putusan PSU di 818 TPS,” jelasnya.
Ia menyebut, keterbatasan yang dimiliki Bawaslu Parimo menjadikan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat, sebagai sebuah keharusan.
“Melalui giat ini, kami berharap ada keterlibatan semua pihak demi perbaikan pengawasan pada perhelatan Pemilu dan Pilkada ke depan, berdasarkan peraturan perundang-undangan.
Hal ini, kata Rizal penting untuk mewujudkan demokrasi yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Baca Juga: Dinilai Tidak Konsisten, KPU Dilaporkan ke Bawaslu Parimo
Meski berada di masa non-tahapan, lanjutnya, sejumlah fungsi pengawasan tetap melekat pada Bawaslu. Di antaranya pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) oleh KPU, serta program pengaktifan Saka Adyasta berbasis pemilih pemula.
“Melalui kegiatan ini, saya menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPR RI Komisi II, Longki Djanggola, yang telah memberikan dukungan terhadap kinerja Bawaslu,” pungkanya.
Baca berita lainnya di Google News














