Bunda PAUD Banggai Ingatkan Orang Tua Batasi Gadget Anak Usia Dini

BANGGAI, theopini.idBunda PAUD Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Hj Syamsuarni Amirudin menegaskan, pentingnya peran orang tua dalam membatasi penggunaan gadget bagi anak usia dini.

“Saat ini penggunaan gadget pada anak-anak usia dini itu luar biasa sangat berpengaruh, karena menurut hasil data 90 persen pelecehan terjadi akibat penggunaan aplikasi yang ada di gadget. Untuk itu, kepada para orang tua agar tidak memberikan gadget pada anak usia dini,” ujar Syamsuarni, saat kunjungan kerja ke TK Negeri Satu Atap KM8, Kelurahan Tanjung Tuwis, Rabu, 10 September 2025.

Baca Juga: Bunda PAUD Sulteng Dorong Penguatan Layanan Holistik Integratif untuk Anak Usia Dini

BACA JUGA:  Disdik Donggala Teguhkan Komitmen Lestarikan Bahasa Kaili

Ia menekankan, perlindungan anak harus berjalan seiring dengan peningkatan layanan pendidikan, terutama melalui PAUD-SD Satu Atap yang memberi akses lebih merata di wilayah terpencil.

“Keberadaan PAUD-SD Satu Atap ini sangat penting. Dengan layanan terintegrasi, anak-anak dapat memperoleh pendidikan berkesinambungan mulai dari usia dini hingga sekolah dasar dalam satu lingkungan belajar yang sama,” jelasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Syamsuarni meninjau proses pembelajaran, sarana prasarana, serta berinteraksi langsung dengan siswa dan guru.

Ia juga memberikan hadiah kepada seluruh peserta didik PAUD, sebagai bentuk motivasi agar mereka semakin semangat belajar.

Selain kunjungan ke TK Negeri Satu Atap KM8 dan SD Inpres KM8, Bunda PAUD Banggai juga menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai dengan BAN PAUD Provinsi Sulawesi Tengah.

BACA JUGA:  Unazlam Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan di Desa

Baca Juga: Pantau MPLS, Bunda PAUD Parimo Dorong Transisi PAUD ke SD yang Ramah Anak

PKS tersebut, difokuskan pada peningkatan mutu pendidikan serta akreditasi PAUD, pendidikan dasar, dan menengah.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah menegaskan komitmen nyata dalam membangun sistem pendidikan yang bermutu, terstandar, dan berorientasi pada kualitas, sekaligus melindungi generasi muda dari pengaruh negatif sejak usia dini.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar