Sulteng Jadi Rujukan Sekolah Digital Pertama Google di Indonesia

PALU, theopini.idProvinsi Sulawesi Tengah, tercatat sebagai daerah pertama di Indonesia yang memiliki sekolah rujukan Google for Education, yakni di Kabupaten Buol.

Fakta ini, terungkap dalam audiensi antara Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, bersama Country Lead Google for Education Indonesia di Kota Palu, Kamis, 25 September 2025.

Baca Juga: Lewat SIPEDAS, Disdikbud Parimo Ubah Pola Pikir Sekolah soal Bantuan Sarpras

“Sekolah di Buol menjadi pionir kami di Indonesia. Dari sana, program Sekolah Digital terus berkembang ke Morowali, Palu, Poso, dan Tolitoli. Ini menunjukkan bagaimana daerah bisa menjadi motor penggerak transformasi digital,” kata Tifani, perwakilan Google for Education Indonesia.

Ia menjelaskan, program Sekolah Digital saat ini telah hadir di 191 sekolah pada 24 provinsi dan 62 kabupaten/kota.

Sekolah yang bergabung memperoleh berbagai manfaat, mulai dari branding nasional, AI coding program, sertifikasi siswa, hingga akses komunitas belajar.

“Forum ini membantu sekolah naik kelas menjadi sekolah digital dengan dukungan teknologi pendidikan terbaru,” ujarnya.

Sementara itu, Surya, perwakilan Google lainnya, menambahkan pihaknya siap memperluas program ke jenjang SMA dan SMK.

“Kami berharap siswa yang terbiasa belajar digital sejak SD dan SMP bisa melanjutkan momentumnya di SMA dan SMK. Untuk itu, kami membuka ruang diskusi dengan pemerintah provinsi,” jelasnya.

Gubernur Anwar Hafid menyambut positif langkah Google. Menurutnya, digitalisasi pendidikan merupakan kebutuhan mendesak.

Baca Juga: Nizar-Ardi Janji Bangun Sekolah Sepak Bola hingga Menata Ibu Kota Kabupaten Parimo

“Kami berkomitmen mendukung sekolah-sekolah di Sulawesi Tengah agar tidak tertinggal dalam transformasi digital. Dengan kolaborasi ini, kualitas pendidikan kita akan semakin maju,” tegasnya.

Audiensi ini, juga menampilkan testimoni siswa SDN 5 Palu yang telah menggunakan Chromebook untuk belajar. Mereka mengaku lebih percaya diri membuat dokumen resmi di Google Docs hingga menyajikan presentasi interaktif lewat Google Slides.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar