the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Gerbang Pangan Indonesia Hadirkan Model Ekonomi Baru, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

the OPINIbythe OPINI
4 Oktober 2025
in Ekonomi
Reading Time: 4 mins read
the OPINIbythe OPINI
4 Oktober 2025
in Ekonomi
Reading Time: 4 mins read
Gerbang Pangan Indonesia Hadirkan Model Ekonomi Baru, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Diseminasi Penguatan Lembaga Ekonomi Daerah Melalui Platfrom Digitalisasi Gerbang Pangan Indonesia di Parigi, Jum’at, 3 Oktober 2025. (Foto: IST)

PARIMO, theopini.id – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penguatan lembaga ekonomi lokal kembali mendapat perhatian serius.

Ketua Tim Pengembangan Platform, Dr. Rudi Usman mempresentasikan gagasan Platform Gerbang Pangan Indonesia sebagai terobosan strategis, dalam membangun ekosistem distribusi pangan yang kolaboratif dan berkeadilan.

Baca Juga: Parimo Tegaskan Komitmen Jadi Contoh Penguatan Distribusi Pangan di Sulteng

“Gagasan ini ingin mengubah lembaga ekonomi lokal dari objek menjadi subjek utama dalam arsitektur ketahanan pangan nasional,” ujar Rudi Usman saat kegiatan Diseminasi Penguatan Lembaga Ekonomi Daerah Melalui Platfrom Digitalisasi Gerbang Pangan Indonesia di Parigi, Jum’at, 3 Oktober 2025.

Baca Juga

Yushar Minta Pemda Parimo Libatkan Nelayan Kompeten dalam Kerja Sama dengan Investor

Rusno Soroti Realisasi APBD 2026, Sebut Penjelasan Pemda Terkesan Asal-asalan

580 Lowongan Kerja Luar Negeri Tersedia di Job Fair Banggai 2026

Menurutnya, strategi ini menekankan pembangunan dari bawah (bottom up), menjangkau skala nasional, serta mengedepankan kemitraan yang setara.

Dengan memperkuat institusi lokal, platform ini diharapkan mampu menekan disparitas regional, memotong rantai pasok yang panjang, sekaligus menurunkan biaya transaksi ekonomi yang seringkali membebani petani dan pelaku usaha kecil.

Tantangan Distribusi Pangan

Rudi menguraikan, ada empat tantangan besar yang membuat gagasan ini relevan, yakni fluktuasi harga ekstrem, disparitas antarwilayah, rantai pasok panjang, dan kelemahan kelembagaan.

Kondisi selama ini, membuat sistem distribusi pangan nasional belum mampu menjamin keadilan harga maupun keberlanjutan pasokan.

“Jika tidak ada perubahan regulasi dan tata kelola, maka masalah ketimpangan harga antara daerah penghasil dan daerah konsumsi akan terus berulang,” tegasnya.

Basis Akademis dan Teori Ekonomi

Secara akademis, gagasan ini merujuk pada teori ekonomi kelembagaan dari Douglas North (1993) dan Ronald Coase (1973).

North menekankan, perilaku dan hasil ekonomi tidak hanya ditentukan oleh mekanisme pasar, melainkan juga dipengaruhi institusi atau aturan main.

Sementara Coase menjelaskan, aturan main yang baik akan menurunkan biaya transaksi, mulai dari biaya mencari informasi hingga biaya negosiasi.

“Di sinilah pentingnya institusi lokal yang kuat. Aturan yang jelas akan membuat proses ekonomi lebih efisien dan mengurangi potensi ketidakadilan,” ujar Rudi.

Selain itu, konsep ini juga mengadopsi teori Supply Chain Management (SCM) yang dikembangkan Oliver (1982). Model rantai pasok tradisional diubah menjadi ekosistem sirkular dan kolaboratif dengan tiga dimensi aliran terintegrasi: produk, informasi, dan keuangan.

“Tujuan utamanya adalah memaksimalkan nilai bagi konsumen sekaligus memberi daya saing berkelanjutan bagi pelaku ekonomi daerah,” jelasnya.

Kebaruan Regulasi

Menurut Rudi, keunggulan utama dari Gerbang Pangan Indonesia adalah adanya kebaruan regulasi yang bersifat aktif. Regulasi ini tidak sekadar menjadi aturan pasif, tetapi menjadi motor penggerak bagi perubahan.

“Kita ingin menghadirkan regulasi pionir yang mampu mengintegrasikan aspek digital sekaligus menegaskan posisi lembaga ekonomi lokal sebagai pemain utama, bukan sekadar penonton,” paparnya.

Manfaat Ekonomi dan Dukungan Akademisi

Secara ekonomis, platform ini diyakini mampu mengurangi biaya transaksi, mengatasi asimetri informasi antarwilayah, serta memperkuat hak kepemilikan kolektif masyarakat desa.

Selain itu, ekosistem ini membuka ruang bagi inovasi investasi sosial dan peluang bisnis berkelanjutan.

Dalam jangka panjang, keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada dukungan akademisi. Rudi menegaskan, perguruan tinggi dapat berperan melalui agenda riset bersama, program pengabdian masyarakat seperti KKN tematik, hingga kajian kebijakan berkelanjutan berupa naskah akademik untuk rancangan peraturan daerah.

Ajakan Kolaborasi

Di akhir pemaparan, Rudi menyampaikan tiga rekomendasi utama. Pertama, perlunya dukungan penuh terhadap implementasi proyek.

Kedua, pentingnya komitmen anggaran dan politik berkelanjutan dari pemerintah daerah agar program ini tidak berhenti di tengah jalan.

Baca Juga: Digitalisasi Distribusi Pangan Jadi Strategi Sulteng Kendalikan Inflasi

Ketiga, mengajak semua pemangku kepentingan, termasuk industri dan perbankan, melihat platform ini sebagai peluang investasi sosial dan ekonomi yang strategis.

“Ketahanan pangan bukan sekadar soal produksi, tapi soal tata kelola distribusi. Karena itu, kita perlu bergerak bersama memastikan platform ini benar-benar menjadi pintu gerbang pangan bagi Indonesia,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Tags: #DRRediUsman#DRRudiUsman#GerbangPanganIndonesia#parigimoutong#PemdaParimo#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Wabup Sahid Tegaskan Dukungan Pemerintah untuk Pedagang Pasar Sentral Parigi

Next Post

Gubernur Sulteng Dorong Subuh Berjamaah Jadi Gerakan Memakmurkan Masjid

the OPINI

the OPINI

Related Posts

580 Lowongan Kerja Luar Negeri Tersedia di Job Fair Banggai 2026

580 Lowongan Kerja Luar Negeri Tersedia di Job Fair Banggai 2026

21 Juli 2026
Program Berani Harmoni Cetak 80 Wirausaha Baru di Parimo

Program Berani Harmoni Cetak 80 Wirausaha Baru di Parimo

21 Juli 2026
Wawali Imelda Minta OPD Disiplin Jalankan Program Pengendalian Inflasi

Wawali Imelda Minta OPD Disiplin Jalankan Program Pengendalian Inflasi

16 Juli 2026
Pemda Banggai Jajaki Kerja Sama Sertifikasi Produk Unggulan Bersama PT Mutuagung Lestari

Pemda Banggai Jajaki Kerja Sama Sertifikasi Produk Unggulan Bersama PT Mutuagung Lestari

14 Juli 2026
Anwar Hafid Targetkan Produktivitas Padi Sulteng Naik 50 Persen pada 2027

Anwar Hafid Targetkan Produktivitas Padi Sulteng Naik 50 Persen pada 2027

14 Juli 2026
Pemda Parimo Perketat Pengawasan Harga Beras dan Ikan untuk Kendalikan Inflasi

Pemda Parimo Perketat Pengawasan Harga Beras dan Ikan untuk Kendalikan Inflasi

13 Juli 2026

ARTIKEL TERKINI

Yushar Minta Pemda Parimo Libatkan Nelayan Kompeten dalam Kerja Sama dengan Investor

Yushar Minta Pemda Parimo Libatkan Nelayan Kompeten dalam Kerja Sama dengan Investor

21 Juli 2026
Rusno Soroti Realisasi APBD 2026, Sebut Penjelasan Pemda Terkesan Asal-asalan

Rusno Soroti Realisasi APBD 2026, Sebut Penjelasan Pemda Terkesan Asal-asalan

21 Juli 2026
580 Lowongan Kerja Luar Negeri Tersedia di Job Fair Banggai 2026

580 Lowongan Kerja Luar Negeri Tersedia di Job Fair Banggai 2026

21 Juli 2026
KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia Tetap Terjaga pada Semester I 2026

KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia Tetap Terjaga pada Semester I 2026

21 Juli 2026
Fraksi Perindo: Setiap Rupiah APBD Parimo Harus Berdampak bagi Rakyat

Fraksi Perindo: Setiap Rupiah APBD Parimo Harus Berdampak bagi Rakyat

21 Juli 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Kapolda Sulteng Sidak SPKT, Tekankan Pelayanan Cepat dan Humanis

Kapolda Sulteng Sidak SPKT, Tekankan Pelayanan Cepat dan Humanis

16 Juli 2026
DKP Parimo Minta Dukungan Lintas Sektor, 8 Kampung Nelayan Merah Putih Siap Dibangun

DKP Parimo Minta Dukungan Lintas Sektor, 8 Kampung Nelayan Merah Putih Siap Dibangun

16 Juli 2026
Anwar Hafid: Demokrat Siap Kawal Pembangunan dan Jaga Kelestarian Bungku Tengah

Anwar Hafid: Demokrat Siap Kawal Pembangunan dan Jaga Kelestarian Bungku Tengah

18 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.0 M Guncang 79 km BaratDaya KAB-SUKABUMI-JABAR

19 Juli 2026
Wali Kota Palu Targetkan Perumda Jadi Winning Team, Dewan Pengawas dan Dirut Baru Resmi Dilantik

Wali Kota Palu Targetkan Perumda Jadi Winning Team, Dewan Pengawas dan Dirut Baru Resmi Dilantik

20 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In