PARIMO, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya, untuk mempercepat penyediaan hunian layak bagi korban banjir bandang di Kecamatan Torue.
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Parimo, Rivai, ST mengatakan, rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga yang hingga kini belum menempati Hunian Sementara (Huntara) yang dibangun pascabencana.
Baca Juga: DPKP Parimo Lanjutkan Pembangunan Huntap Korban Banjir Torue
“Beberapa warga datang ke kami untuk memecahkan masalah hunian sementara yang belum bisa ditempati. Atas dasar itu, kami bersama Pemerintah Kecamatan Torue mengambil inisiatif untuk mengundang rapat di kantor camat,” ujar Rivai disampaikan dalam rapat bersama 52 Kepala Keluarga (KK) korban bencana yang digelar di Kantor Camat Torue, Rabu, 15 Oktober 2025.
Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah bersama instansi teknis menyepakati dua langkah penting. Pertama, BPBD akan segera menyerahkan aset huntara di Desa Torue kepada pemerintah desa agar bisa segera difungsikan oleh masyarakat terdampak.
Kedua, pembangunan Hunian Tetap (Huntap) sebanyak 30 unit oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman akan dilaksanakan setelah proses pembebasan lahan oleh Dinas PUPR selesai.
Rivai menjelaskan, Huntara di Desa Torue dibangun oleh BPBD Sulawesi Tengah pada 2022 sebanyak 52 unit, dengan peruntukan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan hingga berat.
“Sebenarnya huntara sudah diserahkan ke Pemda Parigi Moutong sejak 2022 untuk kemudian dimanfaatkan oleh desa. Namun, memang belum sempat dibuatkan surat penyerahan resmi ke pemerintah desa,” jelasnya.
Ia menambahkan, BPBD Parimo juga telah melengkapi huntara dengan fasilitas dasar, seperti genset berkapasitas 10.000 WATT dan pompa air untuk memenuhi kebutuhan listrik dan air bersih warga.
“Air sudah disambungkan dari SPAM dan setiap rumah sudah memiliki meteran serta keran di depan rumah. Hanya saja, beberapa meteran dan keran sempat hilang, sehingga sementara diamankan oleh kepala desa,” kata Rivai.
Baca Juga: 53 Pengungsi Korban Banjir Torue Masih Ditangani Tagana
Ke depan, BPBD Parimo bersama dinas teknis juga akan mengupayakan percepatan pembangunan huntap di Desa Sibalago, Bambasiang, dan Ogoansam, yang juga terdampak banjir bandang.
Rapat tersebut, berlangsung lancar dan ditutup dengan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan hunian layak bagi seluruh korban bencana di Kecamatan Torue dan sekitarnya.
Baca berita lainnya di Google News














