JAKARTA, theopini.id – Bupati Sigi, Sulawesi Tengah, Mohamad Rizal Intjenae menegaskan, pembangunan Sekolah Rakyat di daerahnya merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap anak mendapatkan pendidikan yang layak tanpa terhambat kondisi ekonomi.
Komitmen tersebut ia sampaikan saat bertemu Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu, 19 November 2025.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Kendari Jadi Harapan Anak dari Keluarga Miskin Ekstrem
“Tidak boleh ada satu pun anak di Sigi yang tertinggal hanya karena mereka berasal dari keluarga miskin. Sekolah Rakyat adalah jalan memutus rantai kemiskinan itu,” tegas Bupati Rizal dalam pertemuan tersebut.
Pertemuan itu, digelar sebagai tindak lanjut Surat Menteri Sosial RI tentang dukungan pembentukan Sekolah Rakyat serta kelanjutan dialog sebelumnya dengan Menteri Sosial pada Mei 2025, di mana seluruh persyaratan pembangunan telah dipenuhi, termasuk sertifikat lahan.
Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono mengapresiasi kesiapan Pemda Sigi yang dianggap paling lengkap dalam pengusulan pembangunan Sekolah Rakyat. Ia memastikan proposal tersebut akan diproses sebagai prioritas pembangunan tahun depan.
“Kesiapan Sigi sudah sangat baik, apalagi sudah ada dua rombel Sekolah Rakyat rintisan di Sentra Nipotowe. Ini menjadi dasar kuat bagi kami untuk memprioritaskannya,” ujar Wamen Sosial.
Dalam proposal yang diserahkan Pemda Sigi, Sekolah Rakyat dirancang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan total 30 rombongan belajar dan daya tampung 750 peserta didik.
Program ini, menaruh prioritas pada anak miskin, anak putus sekolah, dan peserta yang terdaftar di DTKS, P3KE, dan DTSEN.
Setelah serangkaian desk bersama Kemensos dan Kementerian PUPR, pemerintah pusat dan daerah menyepakati penggunaan lahan seluas 6 hektare di Desa Pombewe sebagai lokasi final pembangunan.
Baca Juga: Wagub Sulteng Targetkan Sertifikat Lahan Sekolah Rakyat Rampung Sebelum 17 Agustus
Di dalam kawasan tersebut, akan dibangun fasilitas pendidikan terpadu, mulai dari gedung sekolah, asrama, sarana pembelajaran, fasilitas pembinaan karakter, hingga infrastruktur pendukung lainnya.
Dengan menguatnya dukungan pemerintah pusat, Pemda Sigi menegaskan komitmennya menghadirkan layanan pendidikan yang merata, modern, dan berkarakter sebagai fondasi lahirnya generasi muda Sigi yang cerdas, tangguh, dan berdaya saing.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar