ASN Diingatkan Efisiensi Anggaran Tidak Boleh Kurangi Mutu Pelayanan

PALU, theopini.idPemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) menegaskan, kualitas pelayanan publik tidak boleh menurun, meski efisiensi anggaran sedang menjadi perhatian nasional.

“Negara wajib melayani setiap warga negara. Tidak ada kata nanti atau tunda dalam pelayanan publik,” tegas Asisten Administrasi Umum Moh. Sadly Lesnusa membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid, pada penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS dan Orientasi PPPK 2025 yang digelar di Lapangan Pogombo, Rabu, 10 Desember 2025.

Baca Juga: Efisiensi Anggaran, Gubernur Sulteng Instruksikan Lelang Kendaraan Dinas Tak Layak

Ia menekankan, para ASN baru harus menjadi garda terdepan dalam memastikan pelayanan tetap cepat, tepat, dan transparan, meski tantangan efisiensi anggaran terus meningkat.

“ASN tidak hanya dituntut menguasai tugas teknis, tetapi juga memahami arah besar pembangunan Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Pada penutupan kegiatan itu, Pemprov Sulawesi Tengah mengumumkan hasil pelatihan, dari 441 peserta CPNS, sebanyak 439 dinyatakan lulus dan dua peserta mengundurkan diri.

Adapun peserta CPNS terdiri dari 326 orang golongan III dan 115 golongan II. Untuk PPPK, seluruh 4.354 peserta dinyatakan lulus.

Sadly menegaskan, status sebagai CPNS dan PPPK adalah amanah besar dari Tuhan, negara, dan masyarakat, sehingga aparatur dituntut menjadi agen perubahan yang bekerja keras, cerdas, dan berintegritas.

Baca Juga: Candra Setiawan: Eksekutif Belum Komitmen Lakukan Efisiensi Anggaran

Pelaksanaan Latsar CPNS berlangsung selama 64 hari kerja dengan metode blended learning, sementara Orientasi PPPK dilaksanakan selama 17 hari kerja.

Pada kesempatan itu, Sadly menyampaikan apresiasi kepada BPSDMD Provinsi Sulawesi Tengah, dan seluruh panitia yang dinilai profesional menjalankan kegiatan hingga selesai.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar