PARIMO, theopini.id – Wakil Bupati (Wabup) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, H Abdul Sahid menyebut, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) merupakan mitra stategis dalam menumbuhkan ekonomi daerah.
“Olehnya, agenda kegiatan ini sangat penting. Bukan hanya untuk internal, tapi juga demi keberlanjutan pembangunan daerah,” kata Wabup Abdul Sahid, saat menghadiri Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kadin Parimo di Parigi, Rabu, 21 Januari 2026.
Baca Juga: Gubernur Sulteng Teken Kontrak Kerja Sama dengan KADIN
Ia menilai, bersinergi bersama Kadin dapat meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja serta penguatan UMKM dan industri berbasis komoditi lokal.
Di tengah dinamika ekonomi global saat ini, ia pun mendorong Kadin Parimo senantiasa adaptif, berinovatif serta berperan aktif dalam mendampingi pelaku UMKM agar naik kelas, berdaya saing dan berorientasi pada berkelanjutan.
“Kami berkomitmen untuk terus menciptakan iklim usaha yang kondusif serta kebijakan yang berpihak pada pengembangan ekonomi lokal, namun semuanya tidak akan berhasil tanpa peran aktif Kadin,” katanya.
Sementara terkait pelaksanaan Mukab Kadin Parimo ini, Wabup Parimo memandangnya sebagai langkah evaluasi organisasi, dalam merumuskan kebijakan serta untuk melahirkan kepengurusan yang mampu menjawab tantangan zaman.
Sekaitan dengan tema kegiatan, yakni “Akselerasi Berkelanjutan Membangun Resiliensi Ekonomi Parimo Berbasis Komoditas Lokal”, ia menilai tema tersebut relevan dengan kondisi aktual serta potensi unggulan daerah yang dimiliki Kabupaten Parimo saat ini.
“Kita memiliki anugerah sumber daya alam yang melimpah, jika dikelola secara optimal dan berkelanjutan, tentunya akan menjadi penopang utama kemandirian ekonomi daerah,” ujarnya.
Baca Juga: Wujudkan BumDes Berdaya Saing, Gus Halim Ajak KADIN Berkolaborasi
Untuk itu, ia berharap melalui Mukab Kadin Parimo akan lahir kepengurusan yang solid dan mampu merumuskan program yang selaras dengan visi misi pembangunan daerah.
Khususunya, kata dia, dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan dan berbasis potensi unggulan daerah.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar