Revisi PPKD Dibahas Maret 2026, Disdikbud Parimo Pastikan Arah Budaya Tetap Relevan

PARIMO, theopini.id Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menjadwalkan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) revisi Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) pada Maret 2026.

Langkah ini, dilakukan untuk memastikan arah pengembangan kebudayaan daerah tetap relevan dengan dinamika dan kebutuhan saat ini.

“PPKD ini memang harus direvisi setiap lima tahun. Kita akan melihat kembali mana yang perlu dibenahi atau ditambahkan,” ujar Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Parimo, Ninong Pandake, ditemui di ruang kerjanya, Kamis, 26 Februari 2026.

Ia menjelaskan, masa berlaku dokumen PPKD dibatasi lima tahun sehingga pembaruan menjadi bagian dari mekanisme perencanaan strategis kebudayaan di daerah.

BACA JUGA:  Kolaborasi Industri dan Pemda Banggai Dorong Peningkatan Mutu PAUD

Melalui revisi ini, Disdikbud Parimo akan meninjau kembali substansi dokumen agar selaras dengan perkembangan sosial, budaya, dan arah pembangunan daerah.

Menurutnya, proses revisi akan melibatkan tim penyusun sebelumnya guna menjaga kesinambungan serta mempertahankan substansi utama dokumen.

“Tim penyusun awal tetap kita libatkan supaya arah dan ruh dokumen tetap terjaga,” jelasnya.

Revisi PPKD dinilai penting karena menjadi dasar dalam penyusunan program dan kegiatan kebudayaan ke depan.

Secara internal, Disdikbud Parimo telah membahas teknis pelaksanaan FGD dan memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana pada Maret 2026.

BACA JUGA:  Empat Sekolah di Parimo Jadi Sasaran Revitalisasi dan Digitalisasi Pembelajaran

Baca berita lainnya di Google News

Komentar