the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

DP3AP2KB Parimo dan IPAS Indonesia Perkuat Layanan Kekerasan Perempuan dan Anak

the OPINIbythe OPINI
3 Maret 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
3 Maret 2026
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
DP3AP2KB Parimo dan IPAS Indonesia Perkuat Layanan Kekerasan Perempuan dan Anak

Pemaparan hasil SPR, sekaligus diskusi rencana rapat koordinasi multisektor layanan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Parimo, Selasa, 3 Maret 2026. (Foto: Oppie)

Baca Juga

Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

Anwar Hafid Ikut Donor Darah, Demokrat Sulteng Ajak Masyarakat Bantu Sesama

PARIMO, theopini.id — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Yayasan IPAS Indonesia menggelar pemaparan hasil Site Progres Report (SPR), sekaligus diskusi rencana rapat koordinasi multisektor layanan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Jadi memang push dari Program Cerah itu adalah peningkatan sistem kesehatan untuk merespon layanan kesehatan terhadap perempuan dan anak serta kontrasepsi agar bisa berjalan di masa krisis iklim,” ujar Project Koordinator IPAS Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah, dr Selly Pasaribu.

Ia menjelaskan, melalui Program Cerah, pihaknya mendorong penguatan sistem layanan kesehatan, khususnya dalam merespons Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (KTPA), serta memastikan akses layanan kontrasepsi tetap berjalan, termasuk dalam situasi krisis iklim.

Sebelumnya Yayasan IPAS Indonesia, kata dia, telah melakukan sejumlah intervensi penguatan sistem kesehatan, di antaranya pelatihan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Pelatihan tersebut, difokuskan pada peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam merespons, mendampingi, dan memberikan layanan kepada korban.

“Untuk layanan kekerasan perempuan dan anak sudah dilakukan kurang lebih tiga batch. Sementara untuk kontrasepsi empat batch, dengan menghadirkan narasumber dokter spesialis obgyn dari Sulawesi Tengah,” jelasnya.

Menurutnya, pembekalan terhadap petugas layanan diharapkan mampu meningkatkan respons sistem terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam akses layanan KTPA dan kontrasepsi.

Ia menegaskan, fokus Yayasan IPAS Indonesia adalah penguatan kesehatan reproduksi, sekaligus mendukung upaya penurunan angka Kematian Ibu dan Anak (KIA).

Sementara itu, Plt Kepala DP3AP2KB Parimo, Kartikowati menyampaikan apresiasi atas dukungan dan komitmen seluruh pihak dalam memperkuat sistem pelayanan bagi perempuan dan anak korban kekerasan di Kabupaten Parimo.

“Hasil ini harus menjadi dasar bagi kita untuk melakukan perbaikan, penguatan kapasitas serta penyusunan langkah-langkah konkret ke depan,” ujar Kartikowati membacakan sambutan Bupati Parimo.

Ia menegaskan, isu kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan persoalan serius yang membutuhkan penanganan bersama serta koordinasi kuat antara perangkat daerah, aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, lembaga sosial, dunia pendidikan, hingga masyarakat.

Rencana rapat koordinasi multisektor yang dibahas dalam forum tersebut, lanjutnya, menjadi langkah untuk memastikan seluruh pemangku kepentingan memiliki persepsi yang sama, mekanisme kerja terintegrasi, serta komitmen memberikan layanan yang cepat, responsif, ramah korban, dan berperspektif gender serta hak anak.

“Saya ingin memastikan bahwa setiap korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan serta akses terhadap layanan hukum, kesehatan dan psikososial secara optimal,” tegasnya.

Pemda Parimo, kata Kartikowati, berkomitmen memperkuat kebijakan, regulasi, serta dukungan anggaran dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Melalui forum ini, diharapkan lahir rekomendasi aplikatif agar sistem layanan di Kabupaten Parimo semakin terkoordinasi dan efektif.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DP3AP2KBParimo#parigimoutong#PemdaParimo#Sulteng#YayasanIPASIndonesia
ShareSendTweet
Previous Post

Rp2,8 Miliar Temuan BPK RI, Pansus DPRD Parimo Desak Pengembalian Tuntas

Next Post

Bupati Parimo Bawa Data Infrastruktur Rusak dan 117 Ribu Warga Miskin ke Kementrans

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Kemampuan Keuangan Terbatas, Pemda Parimo Tekankan Prioritas Belanja APBD-P 2026

Kemampuan Keuangan Terbatas, Pemda Parimo Tekankan Prioritas Belanja APBD-P 2026

14 Oktober 2026
Pemda Buol Susun Peta Jalan Pengembangan Kawasan Agropolitan

Pemda Buol Susun Peta Jalan Pengembangan Kawasan Agropolitan

13 Oktober 2026
Bupati Banggai Tekankan Integritas dalam Pengadaan Barang dan Jasa

Bupati Banggai Tekankan Integritas dalam Pengadaan Barang dan Jasa

13 Oktober 2026
Tiga Instansi Paparkan Penanganan Dugaan Asusila dan Penganiayaan ASN di Parimo

Tiga Instansi Paparkan Penanganan Dugaan Asusila dan Penganiayaan ASN di Parimo

13 Oktober 2026
Truk ODOL Dilarang Melintas di Ruas Jalan Pape–Barati–Tomata

Truk ODOL Dilarang Melintas di Ruas Jalan Pape–Barati–Tomata

12 Oktober 2026
163 Mahasiswa Untad Palu Diterjunkan ke Empat Kecamatan di Parimo, Sasar Masalah Kesehatan

163 Mahasiswa Untad Palu Diterjunkan ke Empat Kecamatan di Parimo, Sasar Masalah Kesehatan

12 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

14 Oktober 2026
Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

14 Oktober 2026
Anwar Hafid Ikut Donor Darah, Demokrat Sulteng Ajak Masyarakat Bantu Sesama

Anwar Hafid Ikut Donor Darah, Demokrat Sulteng Ajak Masyarakat Bantu Sesama

14 Oktober 2026
Anwar Hafid Siapkan Beasiswa Guru dan Tenaga Kesehatan pada 2027

Anwar Hafid Siapkan Beasiswa Guru dan Tenaga Kesehatan pada 2027

14 Oktober 2026
Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

14 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Tiba di Palu, Kapolda Irjen Rizal Irawan Disambut Gubernur Sulteng

Tiba di Palu, Kapolda Irjen Rizal Irawan Disambut Gubernur Sulteng

13 Oktober 2026
Sulteng Wujudkan Pembangunan Rendah Karbon Lewat Peta Jalan Proklim

Sulteng Wujudkan Pembangunan Rendah Karbon Lewat Peta Jalan Proklim

12 Oktober 2026
Pelajar Tewas Usai Terjatuh dari Pagar Sekolah, Polisi Temukan Dugaan Kebocoran Arus Listrik

Pelajar Tewas Usai Terjatuh dari Pagar Sekolah, Polisi Temukan Dugaan Kebocoran Arus Listrik

8 Oktober 2026
Pemkot Makassar Kaji Pasar Hewan Terpadu, Revitalisasi RPH Mulai Dimatangkan

Pemkot Makassar Kaji Pasar Hewan Terpadu, Revitalisasi RPH Mulai Dimatangkan

9 Oktober 2026
Gubernur Sulteng Ajak Istri Birokrat Dorong Suami Utamakan Pelayanan

Gubernur Sulteng Ajak Istri Birokrat Dorong Suami Utamakan Pelayanan

8 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d