Harga Cabai Melandai ke Rp50 Ribu, Daging Sapi Masih Bertahan Rp150 Ribu

PARIMO, theopini.id Pergerakan harga bahan pokok di Pasar Sentral Parigi (PSP), Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, memasuki pekan kedua Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi mulai menunjukkan tren penyesuaian.

Sejumlah komoditas yang sebelumnya mengalami kenaikan kini berangsur stabil, meski harga daging sapi masih bertahan di level Rp150 ribu per kilogram.

Staf Kontributor Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdikbud) Parimo, Nargis mengatakan harga daging sapi sejak awal Ramadan hingga Rabu, 4 Maret 2026 belum mengalami perubahan.

“Daging sapi Rp150 ribu per kilogram, sekarang masih tetap,” ujarnya.

BACA JUGA:  Cegah Kriminalitas dan Narkoba, Forkopimda Sigi Perkuat Sinergi Keamanan Daerah

Sementara itu, harga cabai yang pada awal Ramadan sempat menyentuh Rp70 ribu per kilogram, kini melandai di kisaran Rp50 ribu hingga Rp55 ribu per kilogram, seiring pasokan mulai normal di tingkat pedagang.

“Cabai sekarang sudah ada yang Rp50 ribu per kilogram,” jelasnya.

Untuk komoditas daging ayam, harga yang sebelumnya berada di angka Rp43 ribu per kilogram kini kembali stabil dan bahkan dijual Rp37 ribu per kilogram di sejumlah lapak. Angka tersebut, berada di bawah harga acuan Rp40 ribu per kilogram.

“Sekarang sudah stabil, malah ada yang Rp37 ribu,” tambahnya.

BACA JUGA:  Safari Ramadan, Pj Bupati Parimo Kunjungi Mesjid Jami Moutong

Adapun harga beras relatif terkendali. Beras premium diperdagangkan di level Rp15 ribu per kilogram, sedangkan beras medium berkisar Rp13 ribu hingga Rp14 ribu per kilogram.

Untuk minyak goreng merek Minyakita, harga mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurut Nargis, kenaikan harga menjelang dan pada awal Ramadan merupakan pola musiman akibat peningkatan permintaan rumah tangga.

Namun, pihaknya terus melakukan pemantauan guna memastikan ketersediaan pasokan dan menjaga stabilitas harga tetap terkendali.

“Memasuki Ramadan biasanya beberapa bahan pokok naik, tapi sekarang sudah mulai stabil,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar