GORONTALO, theopini.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo mendorong keterlibatan pihak swasta dalam penyelenggaraan Gorontalo Half Marathon (GHM), agar event olahraga tersebut dapat berkembang menjadi agenda berskala nasional.
“Kami berharap Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM dapat membantu memfasilitasi pihak swasta yang dapat bekerja sama dalam penyelenggaraan Gorontalo Half Marathon,” kata Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat bertemu Sekretaris Kementerian/Sekretaris Utama Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Muhammad Rudy Salahuddin di Jakarta, Sabtu, 7 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah berencana mengarahkan penyelenggaraan GHM ke depan agar tidak lagi sepenuhnya dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan melibatkan dukungan sponsor dari sektor swasta.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuat penyelenggaraan event olahraga tersebut lebih berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaannya.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Muhammad Rudy Salahuddin menilai Gorontalo Half Marathon memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi agenda olahraga berskala nasional di Provinsi Gorontalo.
“Melihat antusiasme peserta yang terus meningkat, GHM seharusnya dapat menjadi barometer event nasional di Provinsi Gorontalo,” ujarnya.
Ia juga menyatakan kesiapan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM untuk membantu memfasilitasi dukungan sponsor dari pihak swasta bagi penyelenggaraan event tersebut.
Rudy menyarankan agar pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai kegiatan pendukung pariwisata yang waktunya diselaraskan dengan pelaksanaan GHM.
Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi pariwisata sekaligus mendorong pergerakan ekonomi daerah.
Dalam pertemuan itu, Gubernur Gusnar juga melaporkan, Pemerintah Provinsi Gorontalo telah menandatangani nota kesepahaman dengan ID FOOD di Jakarta pada 5 Maret 2026.
Kerja sama tersebut, merupakan kelanjutan dari rencana pengembangan kawasan industri ayam di Kabupaten Gorontalo Utara, sebagai bagian dari program hilirisasi industri ayam terintegrasi di Provinsi Gorontalo.
Pertemuan tersebut, turut membahas peluang kerja sama lain yang dapat difasilitasi Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, antara lain pengembangan program sister city, promosi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta dukungan studi bagi pelajar Gorontalo ke Maroko.
Gubernur Gusnar hadir didampingi Sekretaris Daerah Sofian Ibrahim serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga beserta jajaran. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab mengingat Rudy Salahuddin juga pernah menjabat sebagai Penjabat Gubernur Gorontalo.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar