PARIMO, theopini.id — Sebanyak 230 anak yatim di Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menerima santunan dan bantuan sembako dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar Yayasan Idarotul Ummah, Selasa, 10 Maret 2026.
Kegiatan tersebut, turut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Parigi Moutong (Parimo) H. Abdul Sahid yang menyerahkan langsung santunan kepada anah yatim.
“Bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah yang mengajarkan kita untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat tali persaudaraan di antara sesama,” ujar Abdul Sahid membacakan sambutan Bupati Parimo H. Erwin Burase.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Idarotul Ummah Kecamatan Kasimbar serta seluruh pihak, yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan santunan anak yatim tersebut dapat terlaksana dengan baik.
Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim merupakan salah satu nilai penting dalam ajaran agama. Melalui bantuan santunan dan sembako yang diberikan, diharapkan dapat meringankan beban mereka, sekaligus memberikan motivasi untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
“Kita berharap bantuan ini dapat memberikan semangat bagi anak-anak kita untuk terus belajar, meraih cita-cita, dan menjadi generasi yang membanggakan bagi daerah Kabupaten Parimo di masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Idarotul Ummah, Umar Amir mengatakan, kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim tersebut, merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim di wilayah Kecamatan Kasimbar.
“Alhamdulillah dari donasi yang terkumpul, santunan yang diberikan kepada anak-anak yatim mencapai sekitar Rp123 juta lebih yang dibagikan kepada 230 anak yatim, serta bantuan sembako yang berasal dari Baznas Kabupaten Parimo,” jelasnya.
Ia menambahkan, Yayasan Idarotul Ummah yang berdiri sejak 2017 bergerak di bidang pendidikan dan dakwah.
Saat ini, yayasan tersebut telah mengembangkan sejumlah lembaga pendidikan seperti TK Islam Terpadu dan SD Islam Terpadu sebagai bagian dari upaya mendukung pendidikan anak-anak, termasuk anak yatim.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan dapat mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan.
Baca berita lainnya di Google News
















