Pasar Murah Ramadan Berakhir, Pemda Banggai Klaim Tekan Lonjakan Harga Jelang Lebaran

BANGGAI, theopini.id Pemerintah Daerah (Pemda) Banggai, Sulawesi Tengah mengklaim program pasar murah selama Ramadan 2026, berhasil menekan potensi lonjakan harga bahan pokok, seiring berakhirnya kegiatan tersebut di Kecamatan Luwuk Selatan.

“Seperti yang kita ketahui bersama, menjelang hari-hari besar keagamaan biasanya harga bahan pokok itu melonjak naik. Oleh karena itu, Pemda Banggai bersama TPID dan Forkopimda bekerja sama untuk mengendalikan lonjakan harga tersebut,” ujar Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Banggai, Natalia Patolemba, Selasa, 17 Maret 2026.

Ia menjelaskan, pasar murah digelar di sejumlah titik selama Ramadan sebagai langkah intervensi pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus membantu daya beli masyarakat.

Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Pemda Banggai juga menghadirkan program daging sapi bersubsidi melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.

“Melalui kebijakan subsidi langsung dari Bupati Banggai, harga daging sapi dapat ditekan menjadi Rp100 ribu per kilogram,” jelas Plt. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ridwan T. Polopa.

Dalam pelaksanaan program tersebut, sekitar 10 ekor sapi disiapkan dan didistribusikan kepada masyarakat melalui ratusan kupon penerima manfaat.

Pemda Banggai menilai, intervensi melalui pasar murah ini menjadi langkah strategis untuk menjaga keseimbangan harga di pasaran, terutama menjelang Idulfitri yang identik dengan peningkatan permintaan bahan pokok.

Dengan berakhirnya rangkaian pasar murah, pemerintah daerah berharap stabilitas harga tetap terjaga dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan Lebaran tanpa tekanan kenaikan harga yang signifikan.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar