the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Anwar Hafid: Jangan Hambat Investor, Parimo Bisa Kehilangan Peluang Kerja

the OPINIbythe OPINI
27 Maret 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
27 Maret 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
Anwar Hafid: Jangan Hambat Investor, Parimo Bisa Kehilangan Peluang Kerja

Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid saat meresmikan packing house PT Pondok Durian Sulawesi di Desa Masari, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parimo, Jum’at, 27 Maret 2026. (Foto: IST)

Baca Juga

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

PARIMO, theopini.id – Gubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid mengingatkan pentingnya menjaga iklim investasi di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), agar peluang kerja tidak hilang ke daerah lain.

“Dalam satu packing house bisa menyerap 200 tenaga kerja, dari mana pemerintah bisa seperti itu. Kalau dikasih repot di Parigi ini, Poso dan Kota Palu bisa dibangun (packing house),” ujar Anwar Hafid saat meresmikan packing house PT Pondok Durian Sulawesi di Desa Masari, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parimo, Jum’at, 27 Maret 2026.

Ia menegaskan, salah satu tugas utama pemerintah daerah adalah menciptakan kesejahteraan dan rasa aman bagi masyarakat, yang dapat diwujudkan melalui pembukaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya, kehadiran packing house durian di Desa Masari, Kecamatan Parigi Selatan menjadi contoh konkret peran investor dalam mendorong ekonomi daerah. Karena itu, pemerintah daerah diminta tidak menghambat masuknya investasi.

“Bagaimana rakyatnya sejahtera, bagaimana rakyatnya aman. Makanya, dibentuk eksekusi, legislatif dan yudikatif,” katanya.

Anwar menjelaskan, pemerintah daerah idealnya membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk mengambil peran dalam pembangunan, termasuk dalam sektor pengolahan komoditas unggulan seperti durian.

“Jadi kalau masyarakat sudah buat begini, berarti tugas pemerintah sudah dia kerjakan. Untuk itu, dukung dia sebesar-besarnya,” imbuhnya.

Ia juga mengisahkan kebijakan yang pernah diterapkannya saat mendorong investasi di Morowali, dengan memberikan kemudahan bagi investor agar pembangunan dapat segera berjalan.

“Saya bilang sama pengusaha, kau datang ke sini tidak usah urus izin, nanti jadi baru urus izinmu,” ungkapnya.

Meski demikian, Anwar menegaskan bahwa kemudahan bagi investor tetap harus diimbangi dengan tanggung jawab terhadap petani dan tenaga kerja.

“Kalau tidak membayar durian petani dan tidak membayar gaji tenaga kerja, saya pertama yang akan menutup packing house,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mendorong pemerintah daerah untuk aktif mengajak investor masuk ke Parigi Moutong guna memperluas lapangan kerja dan meningkatkan perputaran ekonomi.

Ia menyebut, peluang pengembangan durian sangat besar, terutama karena tingginya minat pasar internasional terhadap durian asal Parimo.

“Banyak informasi yang kita dapat, mereka suka dengan durian Parigi Moutong. Makanya saya dorong ini,” katanya.

Selain itu, ia meminta seluruh proses perizinan di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dapat dipercepat.

“Kalau ada yang halang-halangi, lapor ke saya,” ujarnya.

Gubernur Anwar Hafid berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah serta seluruh pihak, agar pengembangan sektor durian dapat berjalan optimal, dengan tetap menjaga kualitas dan stabilitas harga demi kesejahteraan petani.

“Saya juga berharap agar harga durian dijaga agar tetap stabil, tidak hanya kuantitas, tapi kualitasnya juga,” pungkasnya.

Baca berita berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #AnwarHafid#gubernursulteng#PackingHouseDurian#parigimoutong#PemprovSulteng#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Bappelitbangda Parimo Gelar Pra Musrenbang, Fokus Percepatan Penurunan Stunting

Next Post

Inspektorat Parimo Bentuk Tim Investigasi Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Pemda Parimo Fasilitasi Sidang Isbat Nikah Terpadu, 25 Pasangan Lolos Verifikasi

Pemda Parimo Fasilitasi Sidang Isbat Nikah Terpadu, 25 Pasangan Lolos Verifikasi

15 Oktober 2026
Erwin Dorong Sinergi PKB dan Pemerintah Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Parimo

Erwin Dorong Sinergi PKB dan Pemerintah Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Parimo

15 Oktober 2026
Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

14 Oktober 2026
Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

Buka KAPAK 2026, Wabup Parimo Tekankan Keselamatan Peserta

14 Oktober 2026
Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

Bupati Parimo Evaluasi Pemanfaatan PID, 740 Sekolah Jadi Sasaran Digitalisasi

13 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

16 Oktober 2026
Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

15 Oktober 2026
Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Sekda Parimo: Promosi Jabatan Harus Berbasis Kinerja dan Potensi

Sekda Parimo: Promosi Jabatan Harus Berbasis Kinerja dan Potensi

12 Oktober 2026
Kenal Lewat Facebook, Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Banggai Berlanjut ke Jaksa

Kenal Lewat Facebook, Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Banggai Berlanjut ke Jaksa

10 Oktober 2026
Bupati Erwin Burase Hadiri HUT ke-27 Buol, Perkuat Silaturahmi Antardaerah

Bupati Erwin Burase Hadiri HUT ke-27 Buol, Perkuat Silaturahmi Antardaerah

12 Oktober 2026
Kapolda Rizal Irawan: Alam Harus Dijaga untuk Generasi Mendatang

Kapolda Rizal Irawan: Alam Harus Dijaga untuk Generasi Mendatang

14 Oktober 2026
Warga Kintom Ditemukan Meninggal di Jalan Perkebunan, Polisi Minta Keterangan Keluarga

Warga Kintom Ditemukan Meninggal di Jalan, Polisi Minta Keterangan Keluarga

14 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d