PARIMO, theopini.id — Bupati Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah H Erwin Burase, menegaskan, akan melakukan evaluasi ketat terhadap kinerja seluruh pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan ancaman pergantian bagi yang tidak menunjukkan hasil kerja maksimal.
“Jangan nanti diundang untuk evaluasi baru akan mempersiapkan semuanya. Harus jelas sampai sejauh mana tindak lanjut pelaksanaan program. Masing-masing harus memberikan inovasi,” tegas Erwin saat konferensi pers di ruang rapatnya, Senin, 30 Maret 2026.
Ia menyampaikan, dalam waktu dekat akan mengumpulkan seluruh pimpinan OPD untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja yang telah disusun berdasarkan visi dan misi pemerintahannya bersama Wakil Bupati H Abdul Sahid.
Evaluasi tersebut, kata dia, bertujuan untuk mengukur sejauh mana progres pelaksanaan program, termasuk program daerah yang telah dikonsultasikan dengan pemerintah pusat.
Erwin mengakui, sejauh ini terdapat sejumlah pejabat yang dinilai aktif dan memiliki inovasi. Namun, ia juga menyoroti masih adanya pejabat yang cenderung pasif dan hanya bekerja saat diperintah.
“Ada juga yang sudah diperintahkan, tapi tidak bisa apa-apa,” ujarnya.
Untuk itu, ia menegaskan, evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan. Jika dalam enam bulan tidak menunjukkan perbaikan, pejabat tersebut dipastikan akan diganti.
“Pasti akan diganti kalau kinerjanya tidak baik. Tidak perlu kasi-kasi pelicin atau hormat-hormat. Itu tidak perlu. Sekalipun kalian tidak datang kepada saya, tapi kalau kinerja kalian bagus, tidak perlu cari-cari pendekatan,” tandasnya.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar