Pemda Parimo Tekankan Gotong Royong dan Antisipasi Pohon Tumbang di Balinggi

PARIMO, theopini.id — Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menekankan pentingnya gotong royong menjaga lingkungan, sekaligus mengantisipasi potensi pohon tumbang dalam momentum Halal Bihalal 1447 Hijriah tingkat Kecamatan Balinggi, Rabu, 15 April 2026.

“Kami mengimbau kepada camat, kepala desa, dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, terutama selokan dan drainase di wilayah masing-masing,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Parimo, Zulfinasran A Tingso.

Ia menegaskan, langkah preventif seperti pemangkasan pohon tua perlu segera dilakukan, guna mencegah potensi bahaya bagi pengguna jalan.

“Kita tidak ingin kejadian pohon tumbang terulang kembali. Pohon yang berisiko harus segera ditangani,” tegasnya.

BACA JUGA:  Delapan Kades dan Lurah di Sulteng Raih Penghargaan PJA 2024

Selain isu lingkungan, Zulfinasran juga menyinggung status tenaga PPPK yang hingga kini belum ada kebijakan untuk dirumahkan, meski evaluasi kinerja tetap berjalan.

“Belum ada kebijakan merumahkan PPPK, namun evaluasi tetap dilakukan untuk memastikan kinerja yang optimal,” jelasnya.

Usai rangkaian kegiatan, Bupati Parimo, H Erwin Burase tiba di lokasi dan langsung menyampaikan amanat di hadapan masyarakat. Ia memohon maaf atas keterlambatan kehadirannya karena agenda di tingkat provinsi.

“Saya mohon maaf atas keterlambatan, namun saya tetap berupaya hadir karena ini sudah menjadi komitmen untuk bertemu masyarakat,” ungkapnya.

Dalam arahannya, Bupati Erwin menyoroti isu strategis lain, seperti penanganan narkoba dan praktik illegal fishing yang berdampak langsung pada masyarakat pesisir.

BACA JUGA:  Bupati dan Wabup Parimo Tinjau Pasar Sentral, Fokus Penataan dan Kebersihan

“Ilegal fishing ini, sangat berdampak bagi masyarakat pesisir. Ini menjadi perhatian serius yang harus kita tangani bersama,” tegasnya.

Terkait tenaga PPPK, ia memastikan pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi terbaik, agar kebijakan yang diambil tidak berdampak pada masyarakat maupun perputaran ekonomi daerah.

“Kita akan terus mencari solusi terbaik agar tidak berdampak pada masyarakat dan perputaran ekonomi daerah,” ujarnya.

Bupati Erwin mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersamaan, dan memperkuat silaturahmi di momentum bulan Syawal.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar