the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Tambang Nikel Tutup Picu PHK dan Lumpuhkan UMKM di Morut

the OPINIbythe OPINI
20 April 2026
in Headline
Reading Time: 5 mins read
the OPINIbythe OPINI
20 April 2026
in Headline
Reading Time: 5 mins read

Baca Juga

Sungai Rusak dan Resahkan Warga, Aktivitas Tambang Ilegal di Bonemarawa Donggala Bebas Beroperasi

Kapolda Sulteng Bahas Pembentukan Pos Kamling untuk Perkuat Keamanan Warga

Gubernur Sulteng Pastikan 80 Siswa SMKN 1 Batui Tetap Lanjut Sekolah

Ia menekankan, bantuan yang dibutuhkan tidak hanya berupa pembangunan fisik, tetapi juga dukungan langsung seperti bantuan modal, pelatihan, dan pengembangan kapasitas usaha.

Ia mengungkapkan, pemerintah daerah sebenarnya memiliki program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa sebesar Rp300 juta per tahun untuk mendukung pengembangan UMKM. Namun, realisasi program tersebut dinilai masih terbatas dan belum merata.

Selain itu, program pemerintah provinsi Sulawesi Tengah “Berani Sejahtera” juga disebut belum pernah dirasakan langsung oleh masyarakat desa.

Masalah lain juga muncul dalam pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM), yang menjadi kewajiban perusahaan tambang.

“Dalam musyawarah itu biasanya hanya orang-orang tertentu yang diundang. Tidak semua masyarakat dilibatkan,” ungkap Arif.

Ia menegaskan, sejak awal dorongan agar perusahaan menjalankan PPM berasal dari masyarakat. Namun dalam praktiknya, pelaku UMKM tidak dilibatkan dalam pengambilan kebijakan.

“Kami tidak pernah dilibatkan dalam pengambilan kebijakan. Yang terlibat hanya orang-orang dekat pemerintah desa,” katanya.

Bahkan, upaya UMKM untuk menjalin kerja sama langsung dengan perusahaan juga terkendala karena status usaha yang masih perorangan.

“Perusahaan maunya kerja sama dengan perusahaan juga, bukan perorangan,” ujarnya.

Kondisi ini memperlihatkan hubungan langsung antara aktivitas industri tambang dengan keberlangsungan UMKM lokal. Ketika aktivitas tambang berhenti, perputaran ekonomi di tingkat bawah ikut terhenti.

Sejumlah kios di Desa Towara, Kecamatan Petasia Timur, tampak tutup akibat menurunnya aktivitas ekonomi pasca berhentinya operasional tambang nikel di wilayah tersebut.

Sementara itu, dampak serupa juga dirasakan pelaku usaha lainnya. Carolina, pedagang buah, sayur, dan rempah di Desa Towara, mengaku usahanya yang telah berjalan enam tahun akhirnya tutup dalam enam bulan terakhir.

“Usaha saya sudah enam tahun, tapi enam bulan terakhir akhirnya tutup karena tidak adanya pembeli,” katanya.

Ia menjelaskan, sebelumnya pendapatan harian bisa mencapai Rp2–3 juta dengan keuntungan bersih sekitar Rp500 ribu. Namun setelah aktivitas tambang berhenti dan jumlah karyawan menurun drastis, usaha tidak lagi berjalan.

“Perusahaan tutup, usaha juga ikut tutup,” ujarnya.

Selain itu, sektor usaha lain seperti jasa makanan dan minuman (catering) yang memasok kebutuhan perusahaan juga ikut lumpuh.

“Sekarang banyak usaha catering dan kantin juga berhenti, karena tidak dibayar oleh kontraktor. Ada yang menunggak hingga miliaran rupiah,” ungkapnya.

Carolina menambahkan, program pemberdayaan UMKM selama ini tidak berjalan berkelanjutan karena lebih difokuskan pada pembangunan infrastruktur desa.

Selain itu, penyaluran BKK juga bergantung pada usulan kelompok usaha. Sementara tidak semua kelompok aktif, sehingga bantuan tidak terserap secara maksimal.

Menanggapi kondisi tersebut, Direktur Yayasan Kompas Peduli Hutan (KOMIU), Given, menilai persoalan yang dihadapi UMKM di Morowali dan Morowali Utara tidak hanya akibat berhentinya aktivitas tambang, tetapi juga karena hambatan mendasar yang selama ini belum terselesaikan.

Ia menyebut, hambatan tersebut meliputi legalitas usaha, standarisasi dan sertifikasi produk, keterbatasan modal untuk bermitra dengan perusahaan, hingga keberlangsungan pasokan.

“Perlu adanya regulasi yang sifatnya mengharuskan pihak perusahaan melakukan kemitraan dengan UMKM di Morowali dan Morowali Utara,” katanya.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #KabupatenMorut#Kemenaker#Sulteng#YayasanKOMIU
ShareSendTweet
Previous Post

Sidak RSUD Anuntaloko Parigi, DPRD Parimo Dorong Percepatan Perbaikan Fasilitas

Next Post

Pemprov Sulteng Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Tekan Angka Stunting

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Sungai Rusak dan Resahkan Warga, Aktivitas Tambang Ilegal di Bonemarawa Donggala Bebas Beroperasi

Sungai Rusak dan Resahkan Warga, Aktivitas Tambang Ilegal di Bonemarawa Donggala Bebas Beroperasi

20 Oktober 2026
Kelangkaan BBM hingga Tambang Ilegal Jadi Bahasan Gubernur dan Kapolda Sulteng

Kelangkaan BBM hingga Tambang Ilegal Jadi Bahasan Gubernur dan Kapolda Sulteng

19 Oktober 2026
Bupati Parimo Lepas Mahasiswa KKN Tematik Moderasi Beragama dan Desa Cerdas

Bupati Parimo Lepas Mahasiswa KKN Tematik Moderasi Beragama dan Desa Cerdas

19 Oktober 2026
Dugaan PETI di Labonu, Sungai Keruh dan Lima Desa Terancam

Dugaan PETI di Labonu, Sungai Keruh dan Lima Desa Terancam

18 Oktober 2026
Penindakan Narkoba di Bantaya, 5 Orang Diamankan, Tak Ada Sabu dalam Daftar Barang Bukti

Penindakan Narkoba di Bantaya, 5 Orang Diamankan, Tak Ada Sabu dalam Daftar Barang Bukti

18 Oktober 2026
PLTD Sidera Diperkuat, Sulteng Kejar Pemerataan Listrik hingga Pelosok

PLTD Sidera Diperkuat, Sulteng Kejar Pemerataan Listrik hingga Pelosok

17 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Gempa Bumi Terkini 5.4 M Guncang 59 km BaratDaya MEULABOH-ACEHBARAT

21 Oktober 2026
Sungai Rusak dan Resahkan Warga, Aktivitas Tambang Ilegal di Bonemarawa Donggala Bebas Beroperasi

Sungai Rusak dan Resahkan Warga, Aktivitas Tambang Ilegal di Bonemarawa Donggala Bebas Beroperasi

20 Oktober 2026
Kapolda Sulteng Bahas Pembentukan Pos Kamling untuk Perkuat Keamanan Warga

Kapolda Sulteng Bahas Pembentukan Pos Kamling untuk Perkuat Keamanan Warga

19 Oktober 2026
Gubernur Sulteng Pastikan 80 Siswa SMKN 1 Batui Tetap Lanjut Sekolah

Gubernur Sulteng Pastikan 80 Siswa SMKN 1 Batui Tetap Lanjut Sekolah

19 Oktober 2026
Kelangkaan BBM hingga Tambang Ilegal Jadi Bahasan Gubernur dan Kapolda Sulteng

Kelangkaan BBM hingga Tambang Ilegal Jadi Bahasan Gubernur dan Kapolda Sulteng

19 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Serah Terima Pataka Tandai Estafet Kepemimpinan Polda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Rizal Irawan

Serah Terima Pataka Tandai Estafet Kepemimpinan Polda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Rizal Irawan

15 Oktober 2026
Pemkot dan PA Palu Perkuat Perlindungan Hak Nafkah Perempuan dan Anak Pascaperceraian

Pemkot dan PA Palu Perkuat Perlindungan Hak Nafkah Perempuan dan Anak Pascaperceraian

19 Oktober 2026
Kelangkaan BBM hingga Tambang Ilegal Jadi Bahasan Gubernur dan Kapolda Sulteng

Kelangkaan BBM hingga Tambang Ilegal Jadi Bahasan Gubernur dan Kapolda Sulteng

19 Oktober 2026
Dinkes Parimo Butuh Mobile X-Ray untuk Percepat Penanganan TBC

Dinkes Parimo Butuh Mobile X-Ray untuk Percepat Penanganan TBC

16 Oktober 2026
Sungai Rusak dan Resahkan Warga, Aktivitas Tambang Ilegal di Bonemarawa Donggala Bebas Beroperasi

Sungai Rusak dan Resahkan Warga, Aktivitas Tambang Ilegal di Bonemarawa Donggala Bebas Beroperasi

20 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d