PARIMO, theopini.id – Bupati H Erwin Burase, menjamin pelaksanaan Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Daerah Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berlangsung profesional dan objektif, meski istrinya, Hestiawati Nanga, turut menjadi salah satu peserta.
“Saya pastikan panitia seleksi ini kompeten dan profesional dalam melakukan penilaian,” ujar Erwin Burase dalam sambutannya saat membuka pelaksanaan Selter JPT Pratama untuk mengisi 19 jabatan kosong di lingkup Pemda Parimo, Jum’at, 16 Mei 2026.
Di hadapan seluruh peserta, ia menegaskan agar tidak ada anggapan bahwa Hestiawati akan mendapatkan perlakuan khusus dalam proses seleksi. Ia juga meminta peserta lain tidak merasa minder ataupun pesimistis, saat bersaing pada bidang jabatan yang sama.
Menurut Erwin, panitia seleksi akan bekerja secara independen dengan menilai kemampuan peserta, berdasarkan kompetensi dan hasil asesmen yang dilakukan secara terbuka.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Selter tersebut telah diusulkan pemerintah daerah sejak 2025, guna mengisi 19 jabatan pimpinan OPD yang selama ini mengalami kekosongan.
“Kekosongan jabatan ini sudah berlangsung lebih dari tiga tahun dan tentu sangat mengganggu jalannya pemerintahan,” katanya.
Dengan sisa masa jabatan yang dimiliki, Erwin berharap proses seleksi tersebut dapat menghasilkan pimpinan OPD yang kompeten, loyal, dan mampu menerjemahkan visi serta misi pemerintah daerah.
Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan figur birokrat yang tidak hanya cerdas secara administratif, tetapi juga memiliki inovasi dan kemampuan beradaptasi, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Ini sangat penting, apalagi di tengah efisiensi anggaran dan tuntutan agar program pemerintah, termasuk program prioritas presiden, tetap bisa mencapai target,” ujarnya.
Selain itu, Erwin mengungkapkan peserta yang masuk tiga besar nantinya akan kembali mengikuti uji kompetensi tambahan.
Tahapan itu, dilakukan untuk melihat gagasan, inovasi, dan kemampuan peserta dalam mengelola anggaran secara efektif namun tetap berpihak kepada masyarakat.
Ia berharap asesmen tersebut mampu melahirkan pejabat yang dapat mendorong percepatan pembangunan ekonomi daerah serta selaras dengan visi pembangunan daerah berbasis desa.
“Saya berharap asesmen ini melahirkan pejabat yang mampu mendorong percepatan pembangunan ekonomi daerah,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar