Bappenas Dorong Banggai Perkuat Penanggulangan Bencana Berbasis Risiko

BANGGAI, theopini.id – Kementerian PPN/Bappenas mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) Banggai, Sulawesi Tengah untuk terus memperkuat implementasi kebijakan penanggulangan bencana berbasis risiko, terutama dalam perencanaan pembangunan dan tata ruang daerah.

“Tiga hal yang menjadi fokus Bappenas yaitu terkait manajemen data dan informasi kebencanaan, ekosistem peringatan dini dan aksi dini, serta penataan ruang berbasis risiko,” ujar Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas, Medzrilzam, dalam rapat koordinasi bersama Bappeda Banggai, Senin, 15 Juni 2026.

Menurutnya, rapat koordinasi tersebut merupakan bagian dari upaya Bappenas untuk memantau, sekaligus mengevaluasi implementasi kebijakan penanggulangan bencana di tingkat daerah.

Selain itu, Bappenas juga mendorong Pemda Banggai menerapkan pendekatan Risk-Based Planning Approach (RBPA) atau perencanaan berbasis risiko, dalam penyusunan tata ruang dan pembangunan daerah guna mengurangi potensi dampak bencana di masa mendatang.

Sementara itu, Kepala Bappeda Banggai, Pupung Diliyanto mengungkapkan, tingginya potensi bencana hidrometeorologi menjadi salah satu tantangan yang dihadapi daerah.

Ia mengatakan, Pemda Banggai telah menetapkan target peningkatan Indeks Ketahanan Daerah (IKD) dan penurunan Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) hingga 2029.

“Hal itu sudah tertuang dalam RPJMD,” kata Pupung.

Berdasarkan data pemerintah daerah, Indeks Ketahanan Daerah Kabupaten Banggai pada 2025 berada di angka 0,39 atau kategori rendah. Angka tersebut, ditargetkan meningkat menjadi 0,51 atau kategori sedang pada 2029.

Sementara itu, Indeks Risiko Bencana Indonesia Kabupaten Banggai yang berada pada angka 156,37 pada 2025 ditargetkan turun menjadi 119,28 pada 2029, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan daerah terhadap berbagai ancaman bencana.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Pahangkabotan Kantor Bappeda Banggai itu, turut dihadiri Direktur Tata Ruang Perkotaan, Pertanahan, dan Penanggulangan Bencana Dody Virgo Sinaga, Direktur Pembangunan Indonesia Timur Ika Retna Wulandari, serta perwakilan Dinas PUPR, BPBD, dan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar