TOLITOLI, theopini.id – Dua wisatawan cilik yang sempat terjebak arus deras di kawasan permandian Bendungan Sungai Tuweley, Desa Tuweley, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, berhasil diselamatkan Tim SAR Gabungan dalam kondisi selamat, Selasa, 16 Juni 2026.
“Setelah menerima laporan, tim rescue segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya penyelamatan. Berkat kerja sama seluruh unsur di lapangan dan kondisi yang mendukung, kedua korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga proses evakuasi dapat berjalan dengan baik,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Moh Rizal.
Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu dari Danpos Unit Siaga SAR Tolitoli, Sayudi, sekitar pukul 15.20 WITA.
Laporan menyebutkan, dua anak terjebak akibat meningkatnya debit air secara tiba-tiba saat sedang berenang di kawasan wisata tersebut.
Berdasarkan kronologi, peristiwa bermula sekitar pukul 13.21 WITA, ketika Algazali (7) dan Haikal (8) sedang berenang di kawasan Bendungan Sungai Tuweley. Namun sekitar pukul 14.34 WITA, debit air mendadak naik sehingga keduanya tidak dapat kembali ke tempat yang aman.
Mengetahui kejadian tersebut, warga kemudian melaporkan kondisi darurat itu kepada Unit Siaga SAR Tolitoli untuk meminta bantuan evakuasi.
Merespons laporan tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR Tolitoli bersama unsur potensi SAR lainnya segera bergerak menuju lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, tim terlebih dahulu melakukan briefing, pengecekan personel dan peralatan, serta membagi tugas sesuai prosedur operasi penyelamatan.
Setelah melakukan upaya evakuasi, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menjangkau kedua korban dan mengevakuasi mereka pada pukul 16.30 WITA. Kedua korban selanjutnya dibawa ke Desa Tuweley dan diserahkan kepada pihak keluarga dalam keadaan selamat.
Dengan berhasil ditemukannya seluruh korban, operasi SAR dinyatakan selesai pada pukul 16.45 WITA. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Adapun korban yang berhasil diselamatkan, yakni:
1. Algazali (7 tahun)
2. Haikal (8 tahun)
Operasi penyelamatan melibatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Tolitoli, pemerintah desa, pihak keluarga, serta masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaannya, tim menggunakan sejumlah peralatan pendukung, antara lain kendaraan rescue, peralatan water rescue, peralatan mountaineering, perangkat komunikasi, perlengkapan medis, dan peralatan evakuasi.
Peristiwa ini, menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan sungai, terutama pada musim yang berpotensi menyebabkan perubahan debit air secara tiba-tiba.
Baca berita lainnya di Google News














