the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

Bupati Erwin Pastikan Pemulihan Pascabencana Jadi Fokus Pemda Parimo

the OPINIbythe OPINI
22 Juni 2026
in Headline
Reading Time: 4 mins read
the OPINIbythe OPINI
22 Juni 2026
in Headline
Reading Time: 4 mins read
Bupati Erwin Pastikan Pemulihan Pascabencana Jadi Fokus Pemda Parimo

Bupati Erwin Burase bersama Unsur Forkopimda dan OPD terkait meninjau lokasi terdampak bencana banjir di Desa Labu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat, Senin, 22 Juni 2026. (Foto: Oppie)

Baca Juga

Barcode Terbit, BBM Bersubsidi Sulit Diawasi hingga SPBU

KPM PKH Parimo yang Sejahtera Dialihkan ke Program Pemberdayaan Ekonomi

Bupati Parimo Perintahkan Satgas Bongkar Dugaan Permainan BBM Subsidi

PARIMO, theopini.id – Bupati Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, H. Erwin Burase, memastikan, pemulihan pascabanjir dan gempa bumi kini menjadi fokus utama Pemerintah Daerah (Pemda).

Setelah masa tanggap darurat berjalan, pemerintah daerah memprioritaskan perbaikan infrastruktur, pemulihan lahan pertanian, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

“Alhamdulillah masyarakat yang sempat mengungsi sudah kembali ke rumah. Saat ini yang perlu dimaksimalkan adalah pelayanan kesehatan untuk mengantisipasi munculnya penyakit pascabanjir, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi,” kata Erwin ditemui di sela-sela peninjauan lokasi bencana banjir, Senin, 22 Juni 2026.

Selain memperkuat layanan kesehatan, Pemda Parimo juga memprioritaskan penyediaan air bersih bagi masyarakat di wilayah terdampak.

Pemda Parimo pun telah berkoordinasi dengan PMI, untuk menyiapkan tangki dan penampungan air, guna memenuhi kebutuhan warga.

Berdasarkan data BPBD Parimo, banjir berdampak pada 402 Kepala Keluarga (KK) atau 903 jiwa yang tersebar di Kecamatan Parigi, Parigi Barat, Parigi Selatan, Torue, dan Balinggi.

Sebanyak 110 jiwa dari 57 KK sempat mengungsi, namun seluruhnya kini telah kembali ke rumah masing-masing. Banjir juga merendam 402 rumah serta berdampak pada kelompok rentan yang terdiri atas 34 lansia, 34 balita, dan 19 bayi.

Adapun kebutuhan mendesak masyarakat meliputi matras, selimut, sembako, makanan siap saji, perlengkapan bayi, serta kebutuhan anak-anak.

Di sektor pertanian, sekitar 230 hektare lahan sawah terdampak banjir, terdiri atas 80 hektare di Desa Lebagu, 70 hektare di Desa Masari, 50 hektare di Desa Dolago Padang, dan 30 hektare di Desa Balinggi Jati. Selain itu, banjir juga berdampak pada 52 hektare lahan perkebunan dan 30 hektare area perikanan.

Erwin mengatakan perhatian Pemda Parimo saat ini juga tertuju pada pemulihan fasilitas umum, terutama jembatan yang menjadi akses utama masyarakat.

Di Desa Lobu Mandiri, dua unit jembatan mengalami kerusakan berat dan menjadi prioritas penanganan darurat, agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal sambil menunggu pembangunan permanen.

Sementara di Desa Dolago Padang, Pemda Parimo bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Palu melakukan penanganan luapan sungai menggunakan alat berat.

Saat ini, satu unit alat berat telah bekerja di lokasi dan BWS berencana menambah dua unit alat berat untuk mempercepat penanganan.

“Kami juga mempertimbangkan menambah satu alat berat lagi karena dampaknya cukup luas. Dari data yang ada, sekitar 148,1 hektare lahan di dua desa terdampak banjir. Ini harus segera ditangani, apalagi kondisi cuaca masih berpotensi hujan,” ujarnya.

Secara keseluruhan, sedikitnya lima unit jembatan mengalami kerusakan akibat banjir, termasuk satu jembatan putus dan satu jembatan ambruk di Desa Lobu Mandiri.

Kerusakan juga terjadi pada oprit jembatan di Desa Parigi Mpu’u dan Kayuboko, jembatan penghubung Desa Tolai dan Tolai Timur, serta jaringan air bersih sepanjang sekitar 225 meter.

Untuk mengurangi risiko banjir susulan, Pemda Parimo melakukan normalisasi sungai dan pemasangan geobag di sejumlah titik rawan. Tahap berikutnya akan dilakukan pemasangan bronjong, guna memperkuat bantaran sungai yang mengalami kerusakan.

“Di beberapa lokasi terdapat tikungan aliran sungai yang menyebabkan air meluap ke area pertanian. Titik-titik seperti itu harus segera ditangani agar air tidak kembali masuk ke sawah masyarakat,” jelas Erwin.

Selain penanganan banjir, Pemda Parimo juga terus melakukan pendataan dan pemulihan dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang terjadi pada 16 Juni 2026 lalu.

Berdasarkan data BPBD Parimo, gempa bemi menyebabkan 96 bangunan rusak dan berdampak pada 96 kepala keluarga atau 323 jiwa.

Kerusakan tersebut, terdiri atas 87 rumah, tiga pagar, empat pura, satu kios, dan satu rumah kos. Berdasarkan tingkat kerusakannya, tercatat 92 bangunan mengalami rusak ringan, tiga rusak sedang, dan satu rusak berat.

Wilayah dengan dampak terbesar meliputi Desa Bambalemo Ranomaisi, Desa Torue, Desa Dolago Padang, dan Desa Boyantongo.

Bencana gempa bumi juga merusak sejumlah fasilitas umum dan sosial, seperti rumah ibadah, kantor pemerintahan, sekolah, jaringan air bersih, drainase, bronjong sungai, serta fasilitas pendukung lainnya.

Bupati Erwin mengatakan, seluruh data kerusakan akibat gempa bumi telah dikirim ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, sebagai dasar proses verifikasi dan pengajuan bantuan rehabilitasi serta rekonstruksi.

“Pemulihan pascagempa terus kami koordinasikan dengan pemerintah provinsi dan instansi terkait. Semua data kerusakan telah disampaikan untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,” katanya.

Untuk mendukung percepatan penanganan, Pemda Parimo juga telah mengajukan penetapan status tanggap darurat kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Status tersebut, menjadi dasar penyaluran bantuan tambahan maupun penggunaan Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Penggunaan BTT harus didukung dengan status tanggap darurat. Karena itu proses administrasinya sedang kami selesaikan agar anggaran bisa segera dimanfaatkan untuk penanganan bencana,” ujarnya.

Di sektor pertanian, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPHP) Parimo akan menyalurkan 87 ton benih padi dengan masa panen sekitar 80 hari.

Bantuan tersebut, diproyeksikan mampu mendukung penanaman hingga 3.000 hektare lahan sebagai bagian dari percepatan pemulihan ekonomi masyarakat.

Secara keseluruhan, dampak banjir dan gempa bumi di Kabupaten Parimo menyebabkan sedikitnya 1.226 jiwa terdampak, terdiri atas 903 jiwa akibat banjir dan 323 jiwa akibat gempa.

BPBD Parimo bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, terus mempercepat upaya pemulihan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #BPBDParimo#ErwinBurase#parigimoutong#PemdaParimo#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Wagub Sulteng Buka Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar, Dorong Penguatan Karakter Pelajar

Next Post

Duta Mobile JKN Jadi Garda Depan Layanan Digital RSUD Anuntaloko Parigi

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Barcode Terbit, BBM Bersubsidi Sulit Diawasi hingga SPBU

Barcode Terbit, BBM Bersubsidi Sulit Diawasi hingga SPBU

16 September 2026
Bupati Parimo Perintahkan Satgas Bongkar Dugaan Permainan BBM Subsidi

Bupati Parimo Perintahkan Satgas Bongkar Dugaan Permainan BBM Subsidi

15 September 2026
Revisi RTRW Parimo Masih Berproses, Pemda Lengkapi Catatan Asistensi ATR/BPN

Revisi RTRW Parimo Masih Berproses, Pemda Lengkapi Catatan Asistensi ATR/BPN

15 September 2026
BNN Akan Hadir di Parimo, Bupati Erwin Siap Fasilitasi Gedung

BNN Akan Hadir di Parimo, Bupati Erwin Siap Fasilitasi Gedung

14 September 2026
Disdikbud Parimo Gandeng Lintas OPD Benahi Data Anak Tidak Sekolah

Disdikbud Parimo Gandeng Lintas OPD Benahi Data Anak Tidak Sekolah

14 September 2026
HARFEST X GKK 2026 Catat Transaksi UMKM Rp5,6 Miliar

HARFEST X GKK 2026 Catat Transaksi UMKM Rp5,6 Miliar

13 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Barcode Terbit, BBM Bersubsidi Sulit Diawasi hingga SPBU

Barcode Terbit, BBM Bersubsidi Sulit Diawasi hingga SPBU

16 September 2026
Mendes PDT Dorong KNMP Jadi Sumber Pendapatan Asli Desa

Mendes PDT Dorong KNMP Jadi Sumber Pendapatan Asli Desa

15 September 2026
KPM PKH Parimo yang Sejahtera Dialihkan ke Program Pemberdayaan Ekonomi

KPM PKH Parimo yang Sejahtera Dialihkan ke Program Pemberdayaan Ekonomi

15 September 2026
Bupati Parimo Perintahkan Satgas Bongkar Dugaan Permainan BBM Subsidi

Bupati Parimo Perintahkan Satgas Bongkar Dugaan Permainan BBM Subsidi

15 September 2026
Pemda Parimo Nilai Kendaraan BMD Sebelum Lelang Terbuka

Pemda Parimo Nilai Kendaraan BMD Sebelum Lelang Terbuka

15 September 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Gempa Bumi Terkini 6.2 M Guncang 42 km TimurLaut PULAUDOI-MALUT

14 September 2026
Warga Bolano Parimo Ditangkap, Polisi Sita 1,79 Gram Sabu

Warga Bolano Parimo Ditangkap, Polisi Sita 1,79 Gram Sabu

14 September 2026
Konsultasi ke BKN, Ketua DPRD Parimo: Tak Ada Lagi Alasan Tunda Pelantikan

Konsultasi ke BKN, Ketua DPRD Parimo: Tak Ada Lagi Alasan Tunda Pelantikan

10 September 2026
Disdik Parimo Sosialisasikan Wajib Belajar 13 Tahun pada Satuan PAUD

Disdik Parimo Sosialisasikan Wajib Belajar 13 Tahun pada Satuan PAUD

9 September 2026
Pemalsuan Dokumen Pengadaan, PT Donggi Senoro LNG Rugi Rp3,34 Miliar

Pemalsuan Dokumen Pengadaan, PT Donggi Senoro LNG Rugi Rp3,34 Miliar

15 September 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d