PALU, theopini.id – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Sulawesi Tengah, kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak gempa bumi magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Kota Palu dan sekitarnya, pada 16 Juni 2026, khususnya di Kabupaten Sigi.
“Duka mereka adalah duka kita semua. Karena itu kami mengajak masyarakat yang memiliki rezeki lebih untuk turut membantu dan meringankan beban warga yang terdampak bencana,” kata Sekretaris FKUB Sulawesi Tengah, H. Muh. Munif Godal, dalam keterangan resminya, Selasa, 22 Juni 2026.
Bantuan yang disalurkan berupa ratusan kardus mi instan dan puluhan karton roti siap konsumsi. Distribusi dilakukan di sejumlah titik terdampak, terutama di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, yang mengalami dampak cukup parah akibat gempa tersebut.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui sejumlah rumah ibadah, di antaranya Gereja Bala Keselamatan, Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI), serta Masjid Al-Muhajirin Desa Kamarora.
Selain itu, bantuan juga disalurkan langsung kepada warga yang masih bertahan di posko-posko darurat di sekitar permukiman.
Sebagian bantuan turut dibagikan kepada anak-anak dan warga yang berada di sekitar lokasi pengungsian serta sepanjang jalan desa.
Sementara itu, sebagian lainnya dititipkan di Posko Kecamatan Nokilalaki untuk kemudian didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.
Dalam proses pendistribusian, FKUB dan BAMAG Sulawesi Tengah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, relawan kemanusiaan, serta tim dari Islamic Relief yang telah lebih dulu berada di lokasi terdampak.
Masyarakat di wilayah terdampak hingga kini, masih merasakan kekhawatiran akibat gempa susulan yang sesekali terjadi, meski dengan intensitas lebih kecil. Kondisi tersebut, membuat sebagian warga masih bertahan di lokasi yang dianggap lebih aman.
Bantuan kemanusiaan ini, merupakan donasi yang dipercayakan oleh Dewan Penyantun BAMAG Sulawesi Tengah, Hendrik G. Liyanto, untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana.
Ketua Forum Tokoh Agama Pengurangan Risiko Bencana Provinsi Sulawesi Tengah yang juga Ketua FKUB Kabupaten Sigi, Sofyan Nur, turut hadir dalam proses pendistribusian bersama pengurus dan relawan lainnya.
FKUB dan BAMAG Sulawesi Tengah menegaskan, aksi kemanusiaan tersebut merupakan bentuk nyata solidaritas lintas agama dalam membantu masyarakat terdampak bencana, sekaligus memperkuat semangat gotong royong.
Baca berita lainnya di Google News












