PARIMO, theopini.id – Anggota DPRD Parigi Moutong (Parimo) dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Sami, berkomitmen memperjuangkan berbagai usulan masyarakat Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat, terutama yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dan sarana produktif bagi masyarakat.
Komitmen itu, disampaikan H. Sami saat menggelar Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026 di Desa Lobu Mandiri, Jum’at, 7 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Pemerintah Desa Lobu Mandiri serta berbagai unsur dan tokoh masyarakat.
“Selain menjaring aspirasi, reses juga sebagai penguat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat,” ujar H. Sami.
Dalam kegiatan tersebut, H. Sami juga menyosialisasikan sejumlah program strategis Gubernur Sulawesi Tengah, khususnya program pemenuhan jaminan kesehatan dan pendidikan gratis.
Ia mengatakan, kedua program tersebut terus berjalan dan masyarakat berhak mendapatkan manfaatnya. Termasuk program kuliah gratis yang saat ini mekanisme pendaftarannya semakin dipermudah.
“Untuk program beasiswa gratis, saat ini programnya terus berjalan, baik untuk perguruan tinggi negeri maupun swasta,” katanya.
Pada sesi penjaringan aspirasi, masyarakat Desa Lobu Mandiri menyampaikan sejumlah kebutuhan layanan dasar. Di antaranya perbaikan infrastruktur jalan, baik jalan desa maupun jalan umum, penyediaan air bersih, serta pembangunan dan pengadaan sarana rumah ibadah dan rumah adat.
Sementara dari sektor pertanian, kelompok tani mengusulkan perbaikan jaringan irigasi serta pengadaan mesin pertanian modern untuk mendukung produktivitas masyarakat.
“Banyaknya usulan pada sektor infrastruktur dan sarana produktif ini menunjukkan wilayah Parigi Barat harus menjadi prioritas utama pemerintah,” ujarnya.
H. Sami meminta masyarakat bersama pemerintah desa, segera menuangkan seluruh usulan tersebut dalam bentuk proposal resmi agar dapat diajukan melalui mekanisme DPRD.
Usulan tersebut, selanjutnya akan diupayakan untuk diintegrasikan ke dalam dokumen Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD untuk diperjuangkan pada tahun anggaran berikutnya.
Untuk kebutuhan yang bersifat mendesak, seperti penerangan jalan umum dan pemenuhan sarana dasar lainnya, H. Sami menyatakan siap mengawal dan memperjuangkannya agar dapat masuk dalam penganggaran pemerintah daerah.
“Kita akan kawal dan perjuangkan secara maksimal, tentunya disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah yang ada,” ujarnya.
Baca berita lainnya di Google News















