BANGGAI, theopini.id – Kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Ir. Soekarno, Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, merenggut nyawa seorang pelajar berinisial AM (17). Korban meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya hilang kendali dan menabrak ambulans yang sedang parkir, Sabtu malam, 15 Agustus 2026.
“Iya benar, seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia saat diantar ke RSUD Luwuk,” kata Kasat Lantas Polresta Banggai, AKP Ade Irvan Rivai Kurnia, kepada wartawan, Minggu, 16 Agustus 2026.
Peristiwa tersebut, terjadi sekitar pukul 21.30 WITA. Korban saat itu mengendarai sepeda motor Honda Stylo warna hitam nomor polisi DN 5067 RS dari arah Tugu Adipura menuju perempatan Apil Statistik.
AKP Ade Irvan mengatakan, korban diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak menggunakan helm saat berkendara.
“Pengendara sepeda motor tanpa menggunakan helm bergerak dengan kecepatan tinggi dari arah Tugu Adipura menuju perempatan Apil Statistik,” terangnya.
Saat melintasi tikungan, sepeda motor yang dikendarai korban hilang kendali hingga terjatuh dan terseret ke depan. Motor kemudian membentur bagian belakang mobil ambulans Suzuki APV warna putih nomor polisi DN 9017 C yang sedang parkir di sisi kiri jalan searah dengan laju sepeda motor.
Ambulans tersebut, diketahui dikemudikan MR (24), warga Kecamatan Toili Barat. Akibat benturan, korban mengalami luka berat, terutama pada bagian kepala.
Korban sempat terkapar di lokasi kejadian sebelum dievakuasi ke rumah sakit. Namun, korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Luwuk.
Usai menerima laporan kecelakaan, Unit Gakkum Satlantas Polresta Banggai langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi serta mengamankan kedua kendaraan yang terlibat.
AKP Ade Irvan menyampaikan duka cita atas meninggalnya korban. Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya pelajar, agar tidak mengabaikan keselamatan saat berkendara.
“Kami turut berduka cita atas meninggalnya korban. Kami mengingatkan pengguna jalan, khususnya para pelajar, agar selalu berhati-hati, gunakan helm standar, jangan berkendara dengan kecepatan tinggi serta patuhi aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan orang lain,” tambahnya.
Polisi mengimbau para pengguna jalan untuk menjadikan peristiwa tersebut sebagai pengingat pentingnya disiplin berlalu lintas, terutama penggunaan helm dan pengendalian kecepatan saat berkendara.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Helmi Liana












