BANGGAI, theopini.id – Bupati Banggai, Sulawesi Tengah, H Amirudin mendorong Pemerintah Desa Singkoyo, Kecamatan Toili, segera mengoptimalkan sistem Banggai Satu Data untuk mendukung pelayanan publik dan menjadi contoh bagi desa lain di wilayah dataran Toili.
“Beberapa sistem telah dibangun, antara lain Banggai Satu Data. Saya berharap Desa Singkoyo dapat segera mengunggah dan mengaplikasikan data tersebut sehingga menjadi contoh bagi desa-desa lain di dataran Toili,” ujar Amirudin saat meresmikan Kantor Desa Singkoyo, Selasa, 8 September 2026.
Menurutnya, keberadaan kantor desa yang baru harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pemanfaatan data secara optimal dinilai penting agar pelayanan pemerintahan desa dapat berjalan lebih efektif dan transparan.
Pada kesempatan tersebut, Amirudin juga mengapresiasi Kepala Desa Singkoyo, masyarakat, serta perusahaan yang turut mendukung pembangunan kantor desa.
Ia menyebut pemerintah daerah berencana memberikan perhatian terhadap desa-desa yang belum memiliki kantor pemerintahan yang layak.
“Tahun 2027, saya berencana membantu pembangunan kantor desa. Insya Allah, jika tidak ada kebijakan penghematan, desa-desa yang belum memiliki kantor akan difasilitasi melalui APBD Desa,” ujarnya.
Kepala Desa Singkoyo, Condro Lukito, mengatakan pembangunan kantor desa tersebut bersumber dari ADD dan PDRB, serta mendapat dukungan masyarakat dan kontribusi perusahaan.
“Itu semua tidak lepas dari kerja keras, kerja sama, serta sumbangsih pikiran dan saran dari seluruh warga Desa Singkoyo; kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” tuturnya.
Peresmian kantor desa ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti. Bupati Banggai kemudian meninjau sejumlah fasilitas yang tersedia di kantor tersebut.
Dengan beroperasinya kantor baru itu, Pemerintah Desa Singkoyo diharapkan tidak hanya memiliki fasilitas pemerintahan yang lebih memadai, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas dan transparansi pelayanan kepada masyarakat.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Helmi Liana












