PALU, theopini.id – Direktur Jenderal Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Iwan Suprijanto mengatakan, pembangunan Hunian Tetap (Huntap) pascabencana Provinsi Sulawesi Tengah Tahap 2B di Kawasan Tondo II Kota Palu, dilaksanakan kontraktor PT Adhi Karya sebanyak 1.321 unit dengan nilai kontrak Rp175 miliar.
“Saya harap keseriusan dan komitmen dari pihak penyedia jasa serta TMC-2 untuk dapat menyelesaikan pembangunan Huntap ini sesuai dengan kontrak,” ungkap Dirjen Perumahan, Iwan Suprijanto, dalam keterangan resminya, Jum’at, 6 Januari 2023.
Baca Juga : Tuntaskan Huntap di Sulteng, Kementerian PUPR Tingkatkan Kolaborasi dengan Pemda
Menurutnya, Huntap yang dibangun tersebar di tiga tempat, yakni Tondo II Kota Palu sebanyak 1055, Sibalaya Selatan Kabupaten Sigi sebanyak 120 unit, dan Bangga Dusun 2 Kabupaten Sigi sebanyak 146 unit.
Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Perumahan, kata dia, berkomitmen untuk menyelesaikan pelaksanaan pembangunan Huntap pascabencana sesuai Inpres nomor 8 Tahun 2020 tentang Tahun Penuntasan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Gempa Bumi, Tsunami, dan Likuefaksi di Provinsi Sulawesi Tengah.
Dia mengatakan, penuntasan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi di Provinsi Sulawesi Tengah adalah sebuah kewajiban.
“Kegiatan ini bukan merupakan sebuah proyek, tapi lebih merupakan misi kemanusiaan yang harus dilaksanakan sepenuh hati. Sehingga kami harapkan, pembangunan Huntap Pascabencana ini harus tepat mutu, tepat biaya, dan tepat waktu” ujarnya.
Sehingga, untuk mendukung pelaksanaan pembangunan yang tepat mutu, tepat biaya, dan tepat waktu, pengendalian serta pengawasan harus senantiasa dilaksanakan secara komprehensif. \
Bahkan, Ditjen Perumahan telah membentuk Tim Pengendalian Mutu Produksi Panel dan Pemeriksaan Struktur RISHA pada Pembangunan Rumah Khusus.
Pembentukan tim tersebut, lanjut Iwan, disahkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Perumahan Nomor 169 Tahun 2022, yang bertugas salah satunya untuk menjamin mutu pada Pembangunan Huntap pascabencana di Provinsi Sulawesi Tengah.
Baca Juga : BPBD Parimo Lakukan Verivali Lahan Pembangunan Huntap
Dia menambahkan, untuk pembangunan Huntap tahap 2C sebanyak 533 unit, tahap 2D sebanyak 483 unit, tahap 2E sebanyak 533 unit, dan tahap 2F sebanyak 471 unit dengan sumber dana dari Central Sulawesi Rehabilitation and Recontruktion Project (CSRRP) dengan total keseluruhan yang akan dibangun sejumlah 4.053 unit.
Sebelumnya, Pembangunan Huntap pascabencana Provinsi Sulawesi Tengah Tahap 2B, ditandai peletakan batu pertama (Ground Breaking), oleh Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto bersama Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura didampingi Walikota Palu Hadianto Rasyid di Palu, Kamis, 5 Januari 2022.







Komentar