Pendapatan Daerah Sulteng Semester 1-2023 Capai 42,19 Persen    

PALU, theopini.id Berdasarkan laporan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, atas realisasi APBD pada semester 1-2023, pendapatan daerah mencapai sebesar Rp1,8 triliun lebih atau 42,19 persen, dari target sebesar Rp4,4 triliun lebih.

“Rincian realisasi pendapatan daerah itu, terdiri dari pendapatan asli daerah sebesar Rp747 miliar lebih, pendapatan transfer sebesar Rp1,1 triliun lebih, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp2,2 miliar,” ungkap Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dalam sidang paripurna DPRD, Senin, 14 Agustus 2023.

Baca Juga: Kemendagri Paparkan Realisasi Serapan APBD 2022 se-Sulteng

Menurutnya, realisasi belanja daerah hingga Juni 2023, telah mencapai Rp1,6 triliun atau 31,50 persen, dari target Rp5,1 triliun.

Rincian realisasi belanja tersebut, yakni belanja operasi sebesar Rp1,3 triliun, terdiri dari belanja pegawai Rp730 miliar lebih, belanja barang dan jasa Rp507 miliar lebih, belanja hibah Rp53 miliar lebih, serta belanja bantuan sosial Rp22 miliar lebih.     

Sementara belanja modal, kata Wagub, mencapai Rp127 miliar lebih atau 15,24 persen, dari target Rp835 miliar lebih, dengan rincian belanja tanah nihil, belanja peralatan dan mesin Rp49 miliar lebih, belanja modal gedung dan bangunan sebesar Rp8,9 miliar lebih.

“Kemudian, belanja jalan, jaringan serta irigasi terealisasi sebesar Rp68 miliar lebih, belanja modal asset tetap lainnya Rp452 juta,” bebernya.

Sedangkan realisasi belanja tidak terduga mencapai Rp31 juta atau 0,32 persen, dari target Rp10 miliar. Belanja transfer mencapai Rp190 miliar atau 28,53 persen, dari target Rp671 miliar lebih.

Dia menjelaskan, rincian realisasi belanja transfer, terdiri dari belanja bagi hasil pajak Rp190 miliar atau 30,38 persen, Rp628 miliar lebih, dan belanja bagi hasil pendapatan lain-lain Rp600 juta atau 1,40 persen, dari target 42,8 miliar lebih.    

“Selanjutnya, penerimaan pembiayaan daerah, dengan target berdasarkan APBD hingga Juni 2023, berasal dari Silpa yang diproyeksikan sebesar Rp689 miliar, dengan realisasi Rp769 miliar lebih. Silpa sebesar Rp1,33 triliun,” jelasnya.

Berdasarkan realisasi APBD semester 1-2023, dapat disimpulkan prognosis enam bulan ke depan, sebelum perubahan, yakni pendapatan sebesar Rp2.597.510.788.243,56, belanja sebesar Rp3.550.752.955.136,86 dan penerimaan pembiayaan sebesar Rp79.826.506.107,92.

Baca Juga: Laporan Realisasi APBD 2022, Capaian PAD Parimo Lampaui Target

“Laporan realisasi semester yang diserahkan, merupakan salah satu pertanggungjawab pemerintah atas kinerjanya. Khususnya, terkait pengelolaan keuangan daerah yang dilaksanakan dalam kurun enam bulan pada 2023. Sementara sisanya, akan dilaksanakan pada enam bulan ke berikutnya,”pungkasnya.

Komentar