PALU, theopini.id – Asisten I, Bidang Pemerintahan dan Kesra, Fahrudin Yambas menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat, Rabu, 29 November 2023.
“Selamat datang kepada BMKG Pusat bersama rombongan yang telah berkunjung ke Provinsi Sulawesi Tengah. Kami menyambut baik dan mengapresiasi kunjungan ini,” ucap Fahrudin Yambas, di Palu, Rabu.
Baca Juga: BMKG Catat 52 Kali Gempa Terjadi di Sulawesi Selama Sepekan
Ia menjelaskan, Sulawesi Tengah merupakan daerah yang memiliki potensi gempa cukup tinggi di Indonesia.
“Enam tahun silam, tepatnya 2018, kita semua pernah atau ikut menyaksikan bagaimana musibah yang begitu dasyat menimpa saudara-saudara kita di wilayah Palu, Sigi dan Donggala,” ungkapnya.
BMKG selama ini, kata dia, memberikan peran yang sangat berarti bagi Sulawesi Tengah, lebih khusus di Kota Palu.
Pada kesempatan itu, Deputi Bidang Instrumentasi, Kalibrasi, Rekayasa dan Jaringan Komunikasi BMKG Pusat, Mohammad Sadly menyarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah melakukan latihan mitigasi bencana, untuk mempermudah evakuasi saat bencana terjadi.
Muhammad Sadly mengatakan, sekarang ada Peraturan Presiden (Perpres) yang dibuat tentang pengembangan dan penguatan sistem informasi gempa bumi serta peringatan dini tsunami.
“Dengan adanya Perpres 93 tahun 2019, kini sudah ada pembagian tugas untuk pemberian informasi mengenai gempa bumi dan juga peringatan dini tsunami secara cepat serta real time dengan menggunakan teknologi dalam diseminasi informasi,” pungkasnya.
Baca Juga: BNPB Gelar Workshop Pembahasan Draf Final Rencana Kontigensi Bencana
Kunjungan BMKG ini, juga berkaitan dengan penyerahan Aplikasi Multi Hazard Eraly Warning System terintegrasi berbasis website, sebagai kanal informasi cuaca dan bencana, tentang kesiapan dan antisipasi.













