PARIMO, theopini.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Lebo, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, minta PT Indonesia Minxing Fruit Trading (IMFT) memperhatikan aspek keamanan pekerja di sekitar perusahaan.
“Kebetulan, perusahaan yang dibidang pertanian, khususnya buah durian ini ada di wilayah saya” kata Kepala Desa Lebo, Hamsin, di Desa Lebo, Selasa 6 Februari 2024.
Baca Juga: Pj Bupati Parimo Kunjungi Pelaku Usaha Ekspor Durian, Berikut Arahannya
Menurutnya, PT IMFT masih melakukan tahapan uji coba selama kurang lebih satu bulan, dan telah berjalan dua pekan terakhir.
Selaku pemerintah desa, kata dia, pihaknya terus melakukan pengawasan di lingkungan perusahaan, terutama pada memantau kemanan para buruh saat melakukan aktivitas.
Saat bekerja para buruh dari berbagai desa tersebut, menggunakan benda tajam sebagai alat kerja, dan hanya dilengkapi pelindung tangan, tanpa helm dan rompi pengaman diri.
“Saya selalu menyampaikan pada mereka (buruh) untuk selalu berhati hati,” imbuhnya.
Sementara itu, Hamsin mengaku telah meminta pihak perusahaan untuk segera melapor ke dinas terkait, untuk penggunaan rambu-rambu sebagai penanda adanya aktivitas keluar masuk kendaraan operasional pabrik.
Sehingga, pengguna kendaraan yang melintas di depan parbrik, bisa lebih berhati-hati dan mengantisipasi terjadinya kecelakaan.
“Untuk limbah hasil dari hasil pengolahan durian, pihak perusahaan sudah berkoordinasi dengan dinas DLH Parimo,” ujarnya.
Saat ini, pihak PT IMFT sedang fokus melakukan kelengkapan izin usaha. Setelah itu, memprioritaskan legalitas para buruh kerja.
Sebab, para buruh belum mendapatkan kontrak kerja, dan masih menggunakan sistem harian sebesar Rp100 ribu per hari dari PT IMFT.
Baca Juga: KemenKopUKM Lepas Ekspor Perdana Durian Asal Parimo ke Thailand
“Kami selaku pemerintah desa, akan memastikan para buruh agar mendapatkan kontrak kerja, usai izin dilengkapi,” tukasnya.
Sementara itu, Komisaris PT IMFT, Owen yang ditemui media ini, terkesan enggan memberikan komentar. “Lagi sibuk. Sebentar Call Back ya” kata Owen, saat dihubungi, pada Senin.















