PARIMO, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menyalurkan 10 ton beras dengan harga terjangkau pada gerakan pangan murah serentak jelang perayaan Idulfitri 1445 Hijriah.
“Ini merupakan program nasional yang ditujukan untuk menstabilkan harga pangan,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Muhammad Yasir, mewakili Pj Bupati, Senin, 1 April 2024.
Baca Juga: Peringati HPS 2023, Pemda Parimo Gelar Gerakan Pangan Murah
Dalam kegiatan ini, kata dia, seluruh komoditi didapatkan dari petani lokal. Sehingga, meskipun satuan harga lebih murah, tapi tidak berdampak pada petani.
Selain, menjual komoditi dalam harga murah, gerakan pangan yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan Parimo juga menawarkan sepuluh paket pilihan, dengan subsidi sebesar Rp50 ribu.
Ia menjelaskan gerakan pangan murah akan kembali digelar di Polres Parimo, sebagai agenda pangan murah terakhir menjelang lebaran Idulfitri tahun ini.
“Akan tetapi, kita masih bisa melaksanakan kegiatan pangan murah sekitar delapan kali lagi,” katanya.
Mengingat pemerintah melalui dinas terkait, mendapat kucuran dana Rp800 juta yang dialokasikan untuk kegiatan pangan murah.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Masdin mengatakan, keadaan cadangan pangan masih dalam kondisi mencukupi hingga digelarnya kegiatan serupa seusai lebaran.
Baca Juga: Gerakan Pangan Murah Diserbu Warga, 8 Ton Beras Ludes Terjual
Di mana, sejak dilakukannya pangan murah awal Januari 2024, ketersediaan cadangan pangan sebanyak 32.000 ton untuk jenis premium, dan 12.000 ton jenis medium.
“Keseluruhannya masih mencukupi, untuk delapan titik kegiatan yang sama usai lebaran nanti,” pungkasnya.















