Berikut Rekomendasi Hasil Rakor Interoperabilitas Data dan Sistem Pengelolaan Kinerja

PARIMO, theopini.id Rapat Koordinasi (Rakor) interoperabilitas data dan sistem pengelolaan kinerja tenaga guru dan kepala sekolah, menghadilkan sejumlah rekomendasi.

Rakor ini, diinisiasi Bidang Guru dan Ketenaga Pendidikan (GTK), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo, Sulawesi Tengah, yang dilaksanakan sejak Rabu, 7 Agustus hingga Jum’at, 9 Agustus 2024.  

Baca Juga: Disdikbud Parimo Gelar Rakor Interoperabilitas Data dan Sistem Pengelolaan Kinerja

“Alhamdulillah lewat Rakor ini, segala hambatan yang dihadapi para guru, sudah mulai terurai,” ungkap Kepala Bidang GTK) Farid, di Parigi, Jum’at.

Menurutnya, para narasumber yang dihadirkan dalam Rakor ini, berhasil mengintervensi sembilan pertanyaan peserta, yang dianggap sebagai kendala besar para guru, dalam pengolahan data dan sistem.

Bukan hanya rekomendasi, para peserta juga diberikan buku untuk memaskimalkan kembali pemahamannya terhadap pengelolaan data dan system.

“Saya menyebutnya sebagai buku pintar bagi tenaga kependidikan di daerah kita,” imbuhnya.

Para peserta juga mendapatkan surat dari Disdikbud dan Badan Kepegawaian, Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai pemilik kewenangan.

Surat itu, berisi tentang informasi, dan solusi hasil intervensi bersama terhadap kendala dan hambatan yang dihadapi tenaga pendidikan.

“Dalam hal ini, BKPSDM Parimo akan memberikan solusi terhadap kendala pengelolahan data pribadi guru, yang berujung pada kewenangannya karena intervensi itu juga dibutuhkan,” terangnya.

Pada umumnya, kata Farid, permasalahan tenaga kependidikan karena kurangnya informasi terkait penginputan data diri dalam aplikasi e-Kinerja.

Baca Juga: Hadir di Sosialisasi Aplikasi e-Kinerja ASN, Ini Pesan Sekda Novalina

Sehingga, dianjurkan untuk terus menggali informasi terkini. Ia pun berharap, peserta yang permasalahannya telah diselesaikan dalam Rakor ini, dapat menyampaikan kembali kepada rekannya.

Untuk itu, pihaknya akan terus membangun koordinasi bersama BKPSDM Parimo, untuk melakukan monitoring dan intervensi terhadap permasalahan yang dihadapi guru serta kepala sekolah.

Komentar