Hadiri Raker Forsesdasi se-Sulteng, Novalina Ajak Bangun Komunikasi yang Efektif  

PALU, theopini.id Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Tengah, Novalina menghadiri Rapat Kerja Komisariat Wilayah Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) di Palu, Selasa, 17 Desember 2024.

Rapat kerja ini, dilaksanakan dalam rangka penyusunan program kerja Forsesdasi Sulawesi Tengah masa bakti 2023-2026.

Baca Juga: Apresiasi Program CSRRP, Novalina: Pemulihan Bencana 2028 Jadi Isu Penting

“Forsesdasi merupakan wadah yang strategis bagi seluruh Sekretaris Daerah, untuk berpartisipasi aktif dalam perumusan kebijakan nasional,” ungkap Sekdaprov Novalina, dalam sambutannya.

Ia mengatakan, Sekretaris Daerah memiliki peran strategis dalam pemerintahan daerah, sebagai pelaksana tugas eksekutif tertinggi.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2016, Sekretaris Daerah bertanggung jawab untuk menyelenggarakan administrasi pemerintahan, mengkoordinasikan berbagai kebijakan, serta memastikan program-program pemerintah daerah, dapat terlaksana dengan baik.

Tugas dan fungsi Sekretaris Daerah, kata dia, sangat krusial dalam menjaga kelancaran operasional pemerintahan, serta sebagai penghubung antara kepala daerah dan jajaran operasional.

Dalam melaksanakan tugasnya, keberhasilan Sekretaris Daerah dalam mengawal kebijakan daerah dipengaruhi oleh berbagai faktor.

“Secara teoritis ada enam faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan atau kegagalan Sekretaris Daerah, yaitu lingkungan, nilai, sumber daya, profesionalisme, politik, dan birokrasi,” ungkapnya.

Melalui Forsesdasi, para anggota dapat saling membantu, bersatu padu, dan berpartisipasi aktif dalam mengawal kebijakan daerah.

Menurutnya, keberadaan Forsesdasi tidak hanya sebagai dukungan administratif, tetapi juga sebagai platform kolaboratif yang memastikan setiap langkah diambil Sekretaris Daerah, sejalan dengan visi misi pemerintah daerah.

“Saya berharap, semua pihak dapat berkomitmen untuk berpartisipasi secara aktif dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan di Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Komitmen ini, lanjutnya, sangat penting untuk memastikan kebijakan dan program yang dihasilkan, tidak hanya sesuai dengan tujuan pemerintahan, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Novalina: Jadikan Sulteng Sebagai Contoh Penerapan Etika Politik yang Baik

Ia pun mengajak seluruh peserta yang hadir untuk membangun platform komunikasi efektif dan membangun kepercayaan antar pemangku kepentingan. Diskusi terbuka dan konstruktif, akan membantu menjalin hubungan yang harmonis serta produktif.

“Dengan semangat kolaboratif, kita dapat mewujudkan Sulawesi Tengah yang lebih sejahtera dan lebih maju,” pungkasnya.

Komentar