PARIMO, theopini.id – Sebanyak 202 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah siap diberangkatkan ke Makkah pada 21 Mei 2025.
Pemberangkatan melalui embarkasi Balikpapan, Kalimantan Timur, dilakukan setelah para CJH melakukan pelunasan biaya haji.
Baca Juga: Dipastikan Sehat, CJH Asal Parimo Akan Menuju Arafah
“Kloter 11 Kabupaten Parimo akan bergabung dengan Kota Palu dan Kabupaten Sigi, berangkat ke tanah suci pada 21 Mei 2025,” ungkap Kepala Seksi Haji dan Umroh, Kementerian Agama (Kemenag) Parimo, Muh Subhan Lapu di Parigi, Rabu, 23 April 2025.
Meski keberangkatan telah dijadwalkan, pihaknya masih menunggu surat dari Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulawesi Tengah.
Menurutnya, para CJH Kabupaten Parimo yang akan diberangkatkan telah melewati pemeriksaan kesehatan sebanyak dua kali.
“Dari hasil pemeriksaan, terdapat beberapa CJH Lansia terkendala istita’ah,” ungkapnya.
Dari total 202 CJH, kuota lansia untuk Kabupaten Parimo sebanyak tujuh orang. Namun, baru empat yang telah melakukan pelunasan, sementara sisanya masih dalam proses.
Hingga saat ini, Kemenag Parimo sedang menunggu proses pengurusan paspor beberapa CJH yang akan diberangkatkan.
Ia pun menekankan, Kemenag Parimo tidak bertanggungjawab terhadap CJH yang tidak terdaftar dalam sistem resmi Siskohat, termasuk berangkat melalui jalur non-reguler, seperti travel atau haji furoda.
“Kalau bukan jalur reguler yang ditetapkan pemerintah, kami tidak bertanggungjawab. Segala risiko ditanggung pihak travel penyelenggara,” katanya.
Baca Juga: Jemaah Haji Asal Kabupaten Banggai Dijadwalkan Tiba pada 12 Juli
Sedangkan di Kabupaten Parimo, hanya ada satu travel yang memiliki izin resmi untuk penyelenggaraan ibadah haji.
“Travel tersebut dapat memberangkatkan CJH sesuai kuota yang ditetapkan pemerintah,” ungkapnya.














