Anggaran Pro Rakyat Jadi Fondasi Awal Pemerintahan Anwar–Reny

PALU, theopini.idPemerintahan Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido, menandai 100 hari pertama kepemimpinannya dengan gebrakan anggaran besar untuk program-program berbasis kebutuhan rakyat.

Sejumlah alokasi dana, menunjukkan arah kebijakan yang menempatkan kepentingan masyarakat kecil sebagai prioritas utama pembangunan Sulawesi Tengah lima tahun ke depan.

Baca Juga: Gubernur Sulteng Ingin Program BERANI Tak Sekadar di Atas Kertas

Dua program unggulan yang langsung menyentuh sektor pendidikan dan kesehatan, yakni Berani Cerdas dan Berani Sehat, masing-masing digelontorkan anggaran sebesar Rp173,5 miliar dan Rp29,7 miliar.

Dalam tiga bulan pertama, program ini sudah mulai dinikmati warga. Misalnya, lebih dari 80.000 siswa telah mendaftar ke Berani Cerdas, sementara dua rumah sakit rujukan, RSUD Undata dan RSUD Madani, mulai melayani warga dengan layanan kesehatan gratis cukup menggunakan KTP.

Tak berhenti di situ, pemerintahan Anwar–Reny juga mengalokasikan anggaran besar untuk program berbasis penguatan ekonomi masyarakat.

Program Berani Lancar yang fokus pada infrastruktur jalan mendapatkan alokasi sebesar Rp52,5 miliar. Program Berani Tangkap Banyak yang mendukung sektor perikanan memperoleh Rp2,8 miliar.

Sementara program Berani Menyala untuk elektrifikasi desa dialokasikan dana sebesar Rp15 miliar, dan program Berani Panen Raya yang memperkuat sektor pertanian disiapkan anggaran sebesar Rp15,8 miliar.

Pengamat politik Universitas Tadulako, Muhammad Khairil, menilai arah kebijakan ini mencerminkan komitmen kuat pemimpin baru Sulteng terhadap pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan warga.

“100 hari ini bukan hanya simbolik, tetapi menjadi penegasan bahwa program yang dijanjikan saat kampanye tidak tinggal di atas kertas,” ujarnya, Jumat 30 Mei 2025.

Menurutnya, meski waktu 100 hari tergolong singkat dalam ukuran birokrasi, pola kerja Anwar–Reny telah menunjukkan kecenderungan progresif.

Baca Juga: Wagub Sulteng Ajak Anggota DPW Berkontribusi dalam Program BERANI

“Langkah awal ini cukup menjanjikan. Penempatan anggaran yang fokus pada rakyat kecil adalah sinyal positif dari kepemimpinan baru ini,” tambahnya.

Dengan pendekatan anggaran yang langsung menyentuh sektor dasar kehidupan masyarakat, duet Anwar–Reny tampaknya membangun fondasi pemerintahan berbasis keberpihakan yang konkret. Program-program ini sekaligus menjadi tolak ukur awal atas janji kampanye yang mulai ditagih publik.

Komentar