Mati Mesin di Perairan Luwuk, Empat Awak KM Naga Sejahtera Berhasil Dievakuasi

BANGGAI, theopini.id Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi empat awak kapal KM Naga Sejahtera yang mengalami mati mesin akibat kehabisan bahan bakar di Perairan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Minggu dini hari, 1 Juni 2025.

Diketahui, KM Naga Sejahtera berlayar dari Perairan Bilalang, Kabupaten Banggai menuju Perairan Luwuk pada Kamis, 29 Mei 2025 pukul 21.00 WITA.

Baca Juga: BK DPRD Sigi Tegaskan Sikap Netral Terkait Pemeriksaan Dugaan Pelanggaran Etik

“Informasi awal kami terima dari Olvandi G. Karim selaku agen kapal pada Jumat, 31 Mei 2025 pukul 22.30 WITA,” kata Koordinator Lapangan Pos SAR Luwuk, Liberatus Fahongoi, dalam keterangan resminya, Minggu.

Menurutnya, posisi terakhir kapal terpantau pada koordinat 01°08’32.62” LS – 123°28’01.73” BT, berjarak sekitar 42,4 mil laut dari Luwuk dengan arah 105° tenggara.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Pos SAR Luwuk, ABK KN SAR Bhisma, serta didukung oleh Syahbandar Luwuk dan agen kapal, segera diberangkatkan menuju lokasi menggunakan KN SAR Bhisma 239.

Setelah menempuh pelayaran selama kurang lebih tiga jam, KM Naga Sejahtera berhasil ditemukan sekitar pukul 02.10 WITA di koordinat 01°07’27” LS – 123°27’59” BT, atau sekitar 1,28 mil laut dari posisi terakhir yang dilaporkan (LKP) ke arah utara (358°).

Tim SAR gabungan, langsung mengevakuasi empat orang awak kapal dalam keadaan selamat.

“Proses evakuasi dilakukan Tim Rescue Pos SAR Luwuk bersama ABK KN SAR Bhisma. Para korban kemudian dibawa ke Pelabuhan Luwuk dan tiba dengan selamat pada pukul 05.45 WITA, sebelum diserahkan kepada keluarga masing-masing,” ungkapnya.

Adapun identitas keempat awak kapal yang berhasil dievakuasi yakni:

1.            Muh. Alif Maulana (16), asal Gowa, Sulawesi Selatan

2.            Deden Ardiansyah (33), asal Bandung, Jawa Barat

3.            Muhammad Ikhsan (21), asal Takalar, Sulawesi Selatan

4.            Reskiyanto Putra Daud (34), asal Maros, Sulawesi Selatan

Liberatus pun menyampaikan apresiasi atas sinergi, dan kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam operasi penyelamatan tersebut.

Baca Juga: 800 Peserta Gugur, Seleksi Penerimaan Polri di Sulteng Semakin Ketat

“Kami bersyukur seluruh awak kapal dapat dievakuasi dalam kondisi selamat dan tanpa kendala berarti. Terima kasih kepada seluruh tim atas dedikasi dan kerja samanya,” tuturnya. Dengan keberhasilan evakuasi tersebut, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 06.00 WITA. Seluruh unsur yang terlibat telah kembali ke kesatuan masing-masing.

Komentar