PALU, theopini.id – Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palu, Sulawesi Tengah meningkatkan kesiapan personel melalui simulasi kecelakaan laut, bertajuk Latihan Kesiapsiagaan Pencarian dan Pertolongan Kecelakaan Kapal Man Overboard (MOB) selama dua hari, mulai 11–12 Juni 2025
“Kami ingin pastikan setiap prosedur dan peralatan benar-benar siap digunakan dalam kondisi darurat. Latihan ini menjadi tolok ukur kesiapan kami menghadapi kecelakaan kapal, khususnya di wilayah perairan seperti Teluk Palu yang memiliki tantangan tersendiri,” ujar KPP Palu, Muh Rizal saat membuka simulasi kecelakaan laut di Palu, Rabu, 11 Juni 2025.
Baca Juga: DKPP Samarinda Salurkan Bantuan Pangan ke Warga Simpang Pasir
Simulasi ini, melibatkan 47 personel rescuer SAR Palu, serta dukungan dari anggota Saka SAR dan perwakilan perusahaan PT AKM.
Hari pertama, difokuskan pada pemberian materi di kelas, sedangkan hari kedua dilaksanakan simulasi lapangan penanganan insiden orang jatuh ke laut (MOB) di Teluk Palu.
“Harapan kami, dari latihan ini bisa teridentifikasi celah atau kekurangan yang mungkin terjadi saat operasi nyata, sehingga dapat segera dievaluasi dan diperbaiki,” ujarnya.
Baca Juga: Siaga SAR Khusus Lebaran Idulfitri, KPP Palu Siagakan 93 Personil
Selain mengasah keterampilan teknis, latihan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Kantor SAR Palu dalam menjamin standar profesionalitas penyelamatan di laut, terutama mengingat tingginya potensi kecelakaan di wilayah perairan Sulawesi Tengah.







Komentar