GIZ Dorong Kakao dan Kopi Sulteng Tembus Pasar Dunia

PALU, theopini.idPendampingan intensif yang diberikan oleh GIZ, badan kerja sama pembangunan milik Pemerintah Jerman, dinilai berhasil membuka jalan bagi produk kakao dan kopi Sulawesi Tengah untuk menembus pasar global.

“Dedikasi GIZ sangat nyata. Mereka membantu sertifikasi 1.550 petani kakao dan kopi di Sulteng,” ujar Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tengah, dr Reny A Lamadjido, dalam pertemuan bersama jajaran GIZ di Kota Palu, Rabu siang, 11 Juni 2025.

Baca Juga: Sekda Sigi Pimpin Rapat Persiapan Festival Kopi Nasional 2024

Ia menyebut, pendampingan yang dilakukan GIZ telah menjadi jembatan penting bagi petani lokal dalam meningkatkan keterampilan, daya saing produk, serta kesejahteraan ekonomi.

Sertifikasi yang difasilitasi GIZ, kata dia, selaras dengan arah pembangunan pertanian Sulawesi Tengah, terutama program strategis BERANI Panen Raya yang menargetkan peningkatan produktivitas komoditas unggulan.

Dalam pertemuan itu, Wagub Reny juga mendorong adanya perhatian lebih dari mitra GIZ, termasuk organisasi perangkat daerah, untuk mendukung program peremajaan tanaman kakao serta penguatan infrastruktur penunjang, seperti akses jalan menuju kantong-kantong produksi.

“GIZ sudah beri program, jadi mari kita sambut dan dukung supaya pertanian kita makin maju,” tegasnya.

Baca Juga: Gubernur Sulteng: Pentingnya Langkah Konkret Hidupkan Kembali Kejayaan Kakao

Ia berharap, keberlanjutan program GIZ di Sulawesi Tengah hingga 2028 dapat berjalan tanpa hambatan, dengan sasaran utama menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi, konservasi sumber daya alam, dan keadilan sosial.

“Saya harap kerjasama ini terus ditingkatkan dan hasil-hasilnya lebih maksimal hingga 2028,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar