GORONTALO, theopini.id — Organisasi Wanita Islam Alkhairaat terus menunjukkan eksistensinya sebagai pilar penting dalam pemberdayaan perempuan dan penguatan pendidikan Islam di Gorontalo.
Peran strategis ini, kembali ditegaskan dalam pelantikan pengurus wilayah dan pengurus daerah se-Provinsi Gorontalo yang digelar di Kota Gorontalo, Sabtu, 28 Juni 2025.
Baca Juga: Sekda Sigi Dorong Peran WIA Jadi Agen Perubahan
“Wanita Islam Alkhairaat bukan hanya organisasi, tetapi menjadi wadah yang melahirkan perempuan-perempuan tangguh, mandiri, dan berkontribusi besar dalam pembangunan umat,” tegas Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Yosef P. Koton, saat mewakili Gubernur Gorontalo dalam sambutannya.
Ia menekankan, perempuan memiliki peran sentral dalam membangun peradaban melalui pendidikan dan dakwah, sekaligus menjadi agen perubahan sosial.
“Perempuan adalah madrasah pertama bagi generasi bangsa. Maka pemberdayaan mereka adalah investasi terbesar untuk masa depan umat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk terus mengembangkan program-program yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan Islam, penguatan ekonomi perempuan, serta dakwah yang berbasis nilai-nilai spiritual dan akhlak.
Baca Juga: Bupati Sigi Hadiri Peringatan Isra Mi’raj di Donggala
“Pemerintah Provinsi Gorontalo selalu membuka ruang kolaborasi dengan organisasi keagamaan seperti Wanita Islam Alkhairaat. Kami percaya, sinergi ini akan melahirkan masyarakat yang lebih religius, berdaya saing, dan berkeadaban,” pungkasnya.
Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh perempuan dari organisasi Islam se-Provinsi Gorontalo, serta jajaran Pengurus Besar Wanita Islam Alkhairaat dari tingkat pusat.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar