Wabup Sahid Tekankan Pembinaan Berkelanjutan Qori-Qori’ah Usai MTQ Palasa

PARIMO, thopini.id Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-14 Tingkat Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menjadi momen refleksi penting bagi Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mendorong pembinaan generasi muda penghafal dan pembaca Al-Qur’an.

Kegiatan resmi ditutup oleh Wakil Bupati (Wabup) Parigi Moutong (Parimo), Abdul Sahid di Lapangan Desa Palasa, Minggu malam, 6 Juli 2025.

Baca Juga: Buka MTQ Internasional, Menag Tegaskan Al-Qur’an Melarang Eksploitasi Alam

“Prestasi yang diraih bukanlah akhir, tapi titik awal untuk terus belajar dan memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an,” ujar Abdul Sahid dalam sambutannya.

Meski diguyur hujan deras, acara tetap berlangsung khidmat dan meriah. Kehadiran Wabup Parimo bersama istrinya Marwa Mahdang serta jajaran pimpinan OPD menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan syiar Islam ini.

Abdul Sahid secara khusus memberikan motivasi kepada seluruh peserta, baik yang menang maupun yang belum berhasil, agar tetap bersemangat dan tidak berhenti mengasah kemampuan.

“Kepada yang belum meraih juara, jangan berkecil hati. Terus latih diri, karena kesempatan masih terbuka di MTQ berikutnya,” pesannya.

Ia juga menekankan, pentingnya peran Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) dalam melakukan pembinaan berjenjang mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.

Menurutnya, pencapaian di ajang MTQ provinsi dan nasional sangat ditentukan oleh kualitas pembinaan di akar rumput.

Baca Juga: MTQ Parigi Utara Dorong Penguatan Nilai Qurani dan Perputaran Ekonomi Warga

“LPTQ harus jadi motor penggerak dalam melahirkan generasi Qur’ani yang unggul, agar Parigi Moutong bisa bersaing di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah bahkan lebih tinggi,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan MTQ tahun ini. Harapannya kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang lomba, tetapi momentum memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar