Silatnas FKUB Perkuat Jejaring Lintas Agama untuk Cegah Konflik SARA

PALU, theopini.id Silaturahmi Nasional (Silatnas) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang digelar Kementerian Agama RI di Serpong, Tangerang Selatan, 5–7 Agustus 2025, menjadi momentum penguatan jejaring tokoh lintas agama, guna mencegah konflik bernuansa SARA dan memperkuat persatuan bangsa.

“Silatnas ini, adalah ruang konsolidasi moral dan kebangsaan di tengah kemajemukan Indonesia. Kita harus terus menjaga semangat kebersamaan, tanpa ada yang merasa paling dominan. Semua agama mengajarkan kebaikan,” ujar Ketua FKUB Provinsi Sulawesi Tengah, Prof. KH. Zainal Abidin, di Palu, Selasa siang, 5 Agustus 2025.

BACA JUGA:  AJI Palu Ingatkan Kode Etik dan Perilaku dalam Meliput Pilkada 2024

Baca Juga: Polda Sulteng dan FKUB Latih Penguatan Moderasi Beragama

Ia menegaskan, kedamaian bukanlah warisan yang datang begitu saja, melainkan amanah yang harus dirawat dengan bijak.

Ia juga menyoroti insiden kekerasan dan perusakan rumah ibadah di Pandang, Sumatera Barat, yang baru-baru ini menjadi sorotan nasional.

“Kejadian seperti itu adalah ancaman serius terhadap kebhinekaan kita. Ini harus menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah dan tokoh agama di seluruh daerah,” tegasnya.

Menurutnya, Silatnas FKUB berperan penting sebagai wadah koordinasi nasional dan pertukaran gagasan, untuk mempromosikan dialog lintas iman yang konstruktif menuju Indonesia Emas 2045.

BACA JUGA:  Pencarian Dua Pendaki Tersesat di Gunung Dako Masuki Hari Kedua

Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Kerukunan, Korem 132/Tadulako dan FKUB Sulteng Teken Nota Kesepahaman

Kegiatan ini, dihadiri seluruh pengurus FKUB se-Indonesia dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag dari berbagai provinsi, dengan mengusung tema “Merawat Kerukunan Umat Menuju Indonesia Emas 2045”.

Kehadiran FKUB Sulawesi Tengah, mencerminkan komitmen daerah tersebut dalam menjaga toleransi dan persatuan sebagai pondasi kemajuan bangsa.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar